Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan Jambala Merah, Jambala Kuning, dan Raja Naga

Temen – temen,
berikut ini adalah dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan Jambala Merah, Jambala Kuning, dan Raja Naga

Liputannya adalah sebagai berikut

Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya, selama tiga hari (Selasa, Rabu, dan Kamis 8-10 Februari 2011) menyelenggarakan upacara Api Homa Pemberkahan Jambala Merah – 南摩紅財神息災,祈福護摩火供大法會(Selasa, 8 februari 2011); Jambala Kuning – 南摩黃財神息災,祈福護摩火供大法會 (Rabu, 9 februari 2011); dan Raja Naga – 南摩龍尊王佛息災,祈福護摩火供大法會(Kamis, 10 februari 2011). Seluruh Upacara Pemberkatan ini dimulai pada pukul 19.00 WIB dipimpin oleh V.A Lian Yuan (釋蓮元金剛上師主壇) dan di dampingi oleh para Bhikkhu Lhama (眾法師護壇).

Sebelum upacara dimulai, saudara – saudari sedharma sibuk untuk mendaftarkan keluarga mereka untuk dituliskan di kayu homa. Upacara berlangsung dengan sangat khidmat saat pembacaan mantra, sutra, serta proses visualisasi. Dalam setiap visualisasi, akan terdapat beberapa perbedaan, diantaranya aksara, Yidam yang di puja.

  • Pada hari pertama (Selasa, 8 Februari 2011) Upacara Api Homa Pemberkatan Jambala Merah, ketika memasuki tahap inti kita bervisualisasi yaitu visualisasi Jambala Merah Bodhisattva. 大海上面,萬里無雲晴空,月輪從海上昇起虛空,月輪中有梵字港字,然後旋轉,變成四臂紅財神。紅財神是紅色身,象頭,右第一手持蘿蔔,第二手持降魔斧,左第一手持蘿蔔葉,第二手持念珠。紅財神站立在藍色的吐寶鼠上面。觀想清楚後,行者右手拿金剛杵按一下紅財神的頂(如離壇城太遠可觀想紅財神移到行者面前然後以金剛杵輕按其頂)。隨即觀想紅財神象鼻吐出自已所求之事物。Bervisualisasi di atas samudra langit cerah tak berawan, cakra candra terbit dari permukaan laut dan ditengahnya terdapat bijaksara “gang”. Bijaksara tersebut berputar dan berubah menjadi Ganesha. Tubuh Ganesha berwarna merah, berkepala gajah, tangan kanan pertama menggenggam wortel, tangan kanan kedua menggenggam kapak, tangan kiri pertama menggenggam daun wortel, tangan kiri kedua menggenggam japamala. Usai visualisasi dengan jelas, sadhaka memegang vajra di tangan kanan menekan diatas kepala Ganesha (bila mandala berjarak terlalu jauh, boleh bervisualisasi Ganesha bergeser ke depan sadhaka) Sementara itu bervisualisasi Ganehsa melalui belalai-nya berkenan melimpahkan segala materi yang didoakan sadhaka.

    Setelah bervisualisasi, melafalkan mantra Jambala Merah sebanyak 108 kali, memohon pancaran cahaya pemberkahan dari Jambala Merah. Mantranya adalah : 嗡 。嘎那巴底耶。梭 哈。 (om. ga na ba di ye. suo ha.). Untuk download mantra Jambala Merah, silahkan kunjungi http://www.shenlun.org/mantra/mantra-jambala-merah/

  • Hari ke dua (Rabu, 9 Februari 2011) Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkatan Jambala Kuning. Sebelum menjapa mantra kita bervisualisasi di tengah kepulan asap dari tiga batang dupa yang disembahkan, muncul cakra chandra ditengahnya tampak bijaksara CEN berwarna kuning, dan memancarkan cahaya kuning. Bijaksara yang berada ditengah cakra chandra berputar dan muncul Jambahla yang berwarna kuning dengan mengenakan berbagai ratna permata, dengan sikap duduk setengah bersila, tampak berwibawa. Selanjutnya jempol kaki kanan Jambahla membengkak dan amat sakit. Sadhaka memanjatkan mantra “Om Ah Hom. Suo ha” 3x guna memohon kehadiran Panca Dhyana Buddha. Bervisualisasi Panca Dhyana Buddha berada diatas Jambahla dan masing – masing memancarkan lima berkas cahaya memberi adhistana kepada Jambhala. Sementara sadhaka membacakan mantra Abiseka “Om Hom Cen Se Ya” 3x. Berkat adhistana dari Panca Dhyana Buddha, maka rasa sakit yang diderita Jambahla segera mereda, dan Jambahla pun menampakkan senyum. Dan melalui mulut Ratna Prawarsa Mana Nakula, Jambahla berkenan melimpahkan berkah sesuai kehendak sadhaka.

    Lalu melafalkan mantra Jambahla Kuning :“暡。針 巴拉。查冷查那耶。梭哈。” (Om. Zhen ba la. Cha leng cha na ye. Suo ha.). Untuk download mantra Jambala Kuning Bodhisattva, silahkan kunjungi http://www.shenlun.org/mantra/mantra-jambala-kuning/

  • 觀想大海上面,萬里無雲晴空,月輪從海上生起虛空。月輪中有一個種子字 密字,密字旋轉化爲龍王。唸嗡。啞吽。梭哈召請虛空五佛放出光灌頂龍王及眾等。唸灌頂真言三遍嗡 吽針啥啞。龍王升上天祈願龍王速成佛。龍王化爲五方佛加持行者。行者向龍王佛祈願。Melafalkan mantra Raja Naga : “南摩三滿多。母陀南。哇日拉密。” (na mo san man duo mu tuo nan wa ri la mi) (108x) Untuk download mantra Raja Naga, silahkan kunjungi http://www.shenlun.org/mantra/mantra-raja-naga/
  • Setelah pembacaan mantra Yidam kita mempersilahkan Vajra Acarya untuk menempati kursi homa, memberkati kayu homa dan persembahan, memutar japamala untuk memberi pemberkahan, melakukan simabhandana terhadap tungku homa, kemudian puja homa dimulai dengan menyalakan api, memasukkan persembahan ke dalam tungku homa satu per satu dan memperagakan mudra tolak bala dan pemberkahan.

    Visualisasi saat homa adalah, kita bervisualisasi sarana Puja berubah menjadi banyak seperti gunung dan samudra tak terhingga, semuanya dipersembahkan kepada Mulacharya, Guru Silsilah, Adinata, para Buddha Bodhisattva, semua Dewa Naga, Vajra Dharmapala, semua dipersembahkan secara sempurna. Lalu Visualisasi ditengah tungku, api yang berpijar membakar diri sendiri, sehingga semua karma buruk terbakar menjadi hawa hitam, keluar melalui pori – pori, diri sendiri menjadi bersih. Karma buruk pun lenyap. Serta visualisasi bijaksara sesuai dengan yidam berubah menjadi Yidam dan masuk ke cakra hati kita, kita dan yidam menjadi satu dan masuk ke dalam tungku homa sehingga tubuh kita menjadi bersih. Yidam, kita dan api menjadi satu. Terakhir untuk menutup semua kekurangan dan kesalahan kita dalam melakukan pertobatan kita membaca mantra Sataksara sebanyak 3 kali. Dan melafalkan Mantra Paripurna.

    Upacara selesai, Vajra Acarya menyampaikan ceramah dharma-Nya. Inti dari ceramah Beliau selama 3 hari Upacara Api Homa adalah Jambala kuning, sepeti yang kita ketahui bahwa Jambala Kuning adalah Bodhisattva yang terkaya di langit, sedangkan Raja Naga adalah Raja yang terkaya di lautan. Maka dari itu pada bulan satu lunar ini, kita mengadakan berkali kali Upacara Pemberkatan dengan maksud agar Umat Zhen Fo Zhong mendapatkan berkah yang berlimpah dari Bodhisattva dan Raja yang terkaya di langit dan laut.

    Untuk visualisasi Jambala Kuning tentu kita sudah ketahui, dengan memvisualisasikan kaki kanan Jambala bengkak dan mengundang 5panca Buddha untuk penyembuhan kepada Jambala Kuning, sehingga dengan senang hati mengerluarkan rezeki untuk kita dari tikus yang di pegang oleh Jambala Kuning. Sedangkan untuk Jambala Merah, kita memvisualisasikan Kepala Jambala Merah sakit kemudian sadhaka memegang vajra di tangan kanan menekan diatas kepala Ganesha dan bervisualisasi Ganehsa melalui belalai-nya berkenan melimpahkan segala materi yang didoakan, dan untuk umat yang ingin mendapatkan jodoh, memvisualisasikan belalai Ganesha mengait orang yang kita suka melalui belalainya.

    V.A. Lian Yuan juga membahas tentang kehadiran Maha Guru ke Indonesia terutama di Palembang, pada tanggal 28-2 Maret 2011. V.A.Lian Yuan sangat berharap para umat untuk dapat hadir, karena untuk berjumpa dengan seorang Buddha itu sangat sulit. Maha Guru juga pernah berceramah bila Maha Guru datang mengadakan sebuah upacara atau membabarkan dharma, umat yang ada di daerah itu, harus datang bila ada waktu. Karena itu adalah aturan harus menghormati guru.

    Selesai upacara, Vajra Acarya mewakili Maha Guru untuk memberikan abhiseka pemberkahan Marici Bodhisattva.

    Upacara berjalan dengan sukses dan sempurna, terima kasih kepada seluruh umat yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya Upacara ini. Semoga Maha Guru dan para Buddha Bodhisattva selalu memberkati anda dan keluarga

    Semoga Maha Guru selalu memutar roda dharma.

    Om Mani Padme Hum

    Leave a comment

    Your comment