Sadhana Sejati Semua Ada Pada Sadhana Guruyoga

Majalah dharma talk edisi April 2012 telah terbit dalam versi electronic dan dapat di baca dan download selengkapnya di : http://www.shenlun.org/dharma-talk/2012/april/. Berikut ini salah satu artikel yang berjudul Sadhana Sejati Semua Ada Pada Sadhana Guruyoga dari Majalah dharma talk edisi April 2012

Ini adalah kedatangan yang pertama kali, terima kasih semuanya.

Hari ini adalah pertama kali masuk ke Lian Yan Tang True Buddha Temple of Philadelphia, namun, begitu masuk, melihat altar mandala begitu agungnya, berkilauan, aura kemujuran memenuhi ruangan! Ini juga telah menghabiskan banyak jerih payah.

Mengenai nama Lian Yan Tang True Buddha Temple of Philadelphia. “Yan” adalah nama Mahaguru. Nama Mahaguru juga diawali dengan kata depan “Lian”, tiba di Lian Yan Tang True Buddha Temple of Philadelphia seperti tiba di vihara sendiri, Dharmasana juga dirancang sangat bagus, enak diduduki, lebih bagus dari pada Dharmasana yang dulu saya buat, terasa sangat akrab! Diduduki sampai tidak ingin berdiri lagi.

Hari ini datang ke vihara cikal-bakal, sebentar lagi akan memberikan abhiseka Vaisravana dan abhiseka gabungan (silsilah) Padmakumara pada Anda semua. Kalau begitu, saya akan perkenalkan sebentar asal-usul sadhana: abhiseka silsilah Padmakumara: Vairocana adalah Buddha bhumi ke-13, Beliau adalah sesosok Buddha terpenting di Garbhadhatu dan Vajradhatu. Di bawah Vairocana ada seorang pendamping utama – Bhagawati Buddha Locani. Sedangkan kedua mata Bhagawati Buddha Locani adalah Mahapadminiloka. Adinata Lian Yan Tang True Buddha Temple of Philadelphia adalah Amitabha di Sukhavatiloka Barat. Di tengah Mahapadminiloka ada 18 Mahapadmakumara, Padmakumara menitis di dunia manusia, yaitu Mahaguru Lu, yakni Grandmaster Sheng-yen Lu. Jadi, silsilah Zhenfo Zong kita adalah: Vairocana — Buddha Locani – Amitabha — Padmakumara — Grandmaster Lu.

Jika kita menekuni Sadhana Guruyoga, kita melakukan visualisasi sebagai berikut: Mahaguru Lu duduk di atas kepala kita, di atasnya adalah Padmakumara, di atasnya lagi adalah Amitabha, di atasnya lagi adalah Buddha Locani. Visualisasi satu bulatan kecil, satu bulatan kecil, ….dan sebuah cakra candra,…setelah visualisasi yang jelas, ubah semua yidam menjadi satu rangkai mala, masuk ke dalam Mula Guru kita, saat ini, lewat cahaya 3 warna dari OM. A. HUM menerangi diri kita, saat ini, tubuh kita pun menjadi bersih, seluruh pori-pori tubuh kita terbuka, kita pun bersih. Saat ini, kita boleh mengundang Vairocana, seketika, wajah kita pun berubah menjadi Mula Guru, tubuh kita sama dengan tubuh Mula Guru. Semua Guru silsilah pun berubah menjadi serangkaian titik cahaya masuk ke dalam tubuh kita, saat ini, kita sendiri seketika berubah menjadi Mula Guru, sama persis dengan Mula Guru, abhiseka semacam ini adalah abhiseka arus Dharma silsilah.

Hari ini, Mahaguru jelaskan sangat detil, Mahaguru beritahu Anda semua, kita menekuni Sadhana Guruyoga, tidak hanya menekuni Sadhana Mahaguru Lu sendiri, melainkan menekuni semua sadhana Vairocana, Buddha Locani, Amitabha, Padmakumara. Jika Anda telah kontak yoga dalam menekuni Sadhana Guruyoga, sama dengan kontak yoga dengan Vairocana bhumi ke-13.

Tantra paling mementingkan Sadhana Guruyoga! Mengapa? Kita semua jangan mengira ia adalah Small Potato Dharma, ia adalah Mahasadhana yang paling mulia dari Vajradhatu dan Garbhadhatu!

Hari ini, Mahaguru Lu baru memberitahu Anda semua bagaimana menekuni Sadhana Guruyoga! Kita menekuni sadhana sejati, Sadhana Guruyoga sangat penting! Arus Dharma silsilah adalah dasar dari mahasadhana, merupakan gabungan dari banyak Sadhana, merupakan Mahasadhana! Kita harus menekuni sampai kontak yoga terlebih dahulu! Jadi, Sadhana Guruyoga dalam Tantra paling besar! Jangan salah.

Selain itu, ada Sadhana Padmakumara pemberi kekayaan, Padmakumara itu memiliki berkah, dapat memberkati semua permohonan, Mahasadhana yang sejati adalah Sadhana Guruyoga!

Dharma duniawi juga sama. Guru silsilah yang paling awal dari Zhenfo Zong kita adalah Kanjurwa Rinpoche dari Mongolia, asal usul-Nya adalah murid Guru Tsongkhapa bernama Gyaltsab Je, Beliau inkarnasi menjadi Ganden Tripa, guru sesepuh Gelugpa. Tsongkhapa masih memiliki seorang murid bernama Kay-drup, inkarnasi menjadi Panchan, selain itu ada yang bernama Dge-Vdun- Vgrub-Pa, beliau inkarnasi menjadi Dalai. Saat itu, ada seorang kaisar China meminta Tsongkhapa pergi ke Daratan Tengah untuk mendirikan vihara, Tsongkhapa tidak bersedia pergi, sehingga mengutus seorang bernama Sakya Yeshe untuk pergi. Inkarnasi-Nya adalah Janggiy-a hutugtu dan Kanjurwa Rinpoche. Kanjurwa Rinpoche transmisi kepada Thubten Nima, beliau transmisi lagi kepada Thubten Dali, selanjutnya transmisi kepada Thubten Dhargye, beliau pun transmisi kepada Thubten Qimo (Mahaguru Lu), ini adalah salah satu silsilah duniawi kita. Dari sinilah, di atas kepala Mahaguru adalah Thubten Dhargye, di atas lagi adalah Thubten Dali, Thubten Nima, paling atas adalah Kanjurwa Rinpoche, diurutkan menjadi satu rangkaian mala, Anda bersadhana dan kontak yoga dengan Mahaguru, sama dengan kontak yoga dengan semua guru silsilah di atasnya. Oleh karena itu, silsilah kita, ada duniawi, juga ada angkasa. Sadhana Yoga seperti ini, kita sendiri melatih diri hingga kontak yoga, Dharmabala Anda pun tidak bertepi, bisa mendatangkan angin dan hujan, bisa menahan gempa.

Mahaguru bertapa di Taiwan 3 tahun, selama Mahaguru di Taiwan, semua angina topan tiba di Taiwan pun berubah haluan! Tahun lalu Mahaguru kembali ke Taiwan, semua angin topan juga berubah haluan. Kali ini, baru seminggu Mahaguru meninggalkan Taiwan untuk kembali ke Seattle, sudah ada sebuah topan bernama Nanmadol mendarat di Taiwan, menyebabkan banjir besar di Taiwan. Lain kali, Mahaguru akan menjelaskan Sadhana Mohon Hujan Hevajra, bisa mengundang Hevajra memohon hujan, jika ia tidak turun hujan, kepala Raja Naga akan pecah! Asalkan Anda kontak yoga dengan Guru, maka akan ada Power! Power itu ada pada diri Mahaguru!

Kita melatih diri, harus benar-benar melatih diri, ketika kita melatih diri hingga benar-benar mencapai keberhasilan, kita pun memiliki kekuatan! Kalau tidak, Anda adalah orang awam.

Ada sebuah cerita lucu mengenai “kampung halaman”, “kampung halaman” adalah kembali ke rumah tua. “Jika kita mau berhasil dalam melatih diri, maka harus bersadhana, melatih hati! Ketika Anda melatih sampai sepenuh hati tidak galau”, ini berarti Anda sendiri sudah mencapai kesucian sepenuhnya – keheningan dan kemusnahan, Anda pun bisa kembali ke Mahapadminiloka. Tubuh Anda suatu hari nanti pasti akan rusak, tidak bisa bernapas lagi, semua nadi, organ-organ dalam tubuh pun akan berhenti dan mati. Namun, jika hati Anda kontak yoga dengan Tathagata, Anda sendiri akan kembali ke Mahapadminiloka, Trini Arya juga akan menjemput kita pulang. Kita melatih diri hingga kontak yoga dengan Buddha, Bodhisattva, kita kontak yoga dengan Amitabha, Anda adalah Amitabha, Anda tentu saja bisa kembali ke alam suci-Nya.

Yang terpenting dalam melatih diri adalah kembali ke kampung halaman kita. Kita berasal dari sana, maka berpulang ke sana lagi.

Vaisravana dan Padmakumara adalah Vajra mahaphala, semua adalah pemberi kekayaan. Mantra Hati Vaisravana, “OM. PEI. XIAWA. NAYA. SUOHA.” Wujud Vaisravana dan Jambhala pada dasarnya sama, hanya saja satu kaki-Nya menginjak di atas teratai. Mahaguru juga Vajra mahaphala, walaupun kekayaan Mahaguru tidak dapat dibandingkan dengan Bill Gates, namun, kekayaan Mahaguru di atas langit, di “kampung halaman”. Mahaguru memiliki banyak kekayaan yang tak terhitung di atas langit. Uang duniawi, saat kita meninggal dunia, akan ditinggal di dunia manusia, namun, kekayaan Mahaguru di atas langit, yang Mahaguru miliki adalah kekayaan surgawi.

Sadhana sejati, semua ada di dalam Sadhana Guruyoga. Mahapadminiloka kita berlantaikan emas (tercantum di dalam Sutra Amitabha), di tepi kolam air 8 pahala, semuanya adalah pasir emas, semua lantai adalah lantai emas, bahkan air 8 pahala, asalkan Anda minum, semua rasa ada di dalamnya, bisa memuaskan semua indera perasa lidah kita. Jubah surgawi juga sangat indah, bahkan bisa menebarkan keharuman. Apapun makanan enak yang ingin kita santap, semua ada, tempat tinggal kita semua adalah istana 7 pusaka, transportasi — satu pikiran saja sudah tiba. Sangat menakjubkan!

Om Ma Ni Padme Hum.

Dalam majalah dharma talk ini berisi penjelasan mengenai:

    • * Upacara Agung di Pantai – Upacara agung berskala besar di luar ruangan yaitu di pantai ini diselenggarakan oleh Acarya Lian-yue, Acarya Lian-miao, Acarya Lian-deng, Sdri. Zou Yilan, Walikota Tou-cheng. (Chen Xiu-yuan) Ini juga merupakan upacara berskala besar di pantai yang pertama kali saya pimpin dengan menghadap samudera dan Pulau Gui-shan, benar-benar istimewa.
    • * Banyak Hantu di Kasino – Saya melihat-lihat kasino di Asia Tenggara, begitu masuk kasino, sekawanan hantu berteriak, “Raja hantu datang, semua menyingkir.”
    • * Sadhana Sejati Semua Ada Pada Sadhana Guruyoga
    • * Sadhana Agung Raja Brahma – Setiap kali bersadhana, saat japa mantra-Nya, Anda pun ambil sehelai bulu dan japa mantra 108 kali, “Om. Mola. Han. Moni. Suoha.” Japa mantra Brahma, pegang bulu putih, satu tangan membentuk mudra-Nya.
    • * Banyak Arti yang Dilambangkan dari Persembahan Homa – Api homa, melambangkan persembahan kita, juga melambangkan konsentrasi kita, juga merupakan perpaduan antara api, pemimpin homa, dan yidam homa, yakni semacam konsentrasi dalam berlatih melakukan persembahan. Arak dipersembahkan kepada para Dewa Vajra, Vajra Vidyaraja, dan semua Dewa Dharmapala, arak bisa menghasilkan semacam kekuatan, mempersembahkan arak itu sendiri berarti mengembangkan kekuatan-Nya, arak bagi Dewa Vajra sama dengan semacam amrta, semacam kekuatan.
    • * Tiga Kata Dari Sheng-Yen Lu – Vairocana justru berkata, “Tiga kata dari Sheng-yen Lu ini, kelak akan bercahaya dan terang, menerangi seluruh dunia, memimpin Dharma yang benar dari Tathagata, menguntungkan insan tak bertepi. Anda benar-benar adalah Buddha.”
    • * Mahasadhana Rantai Vajra Kalacakra – “Rantai Vajra” adalah sebuah julukan simbolik, “Sadhana Kalacakra” adalah satu seri, selain, Sadhana Yidam, juga ada satu seri sadhana, sementara, sadhana yang terakhir, tertinggi, dan anuttara, adalah “Sadhana Rantai Vajra”.
    • * Rompi Naga Menolong Orang Keluar dari Neraka – “Ini adalah rompi naga, rompi naga Mahaguru Lu, rompi naga yang memiliki Dharmapala, dapat melindungi orang hidup.”
    • * Pertanyaan ke-11: Dari Mana Kesaktian Berasal? – Tantrika, melatih angin memasuki nadi tengah, di nadi tengah, masuk, menetap, dan melebur. Dengan air turun dan api naik di nadi kehidupan, membuka cakra hati, menyaksikan Buddhata, dengan sendirinya menghasilkan kesaktian.
    • * Membimbing Murid Zhenfo Zong Melatih Kesabaran dan Melatih Diri Berdasarkan Urutannya – Sadhaka, harus menunaikan kewajiban sendiri dalam melatih diri, jangan terlalu buru-buru, kita harus melatih diri berdasarkan urutan dan langkah kehidupan, di antara keduanya harus saling berpadu, Mahaguru di saat bersamaan juga berharap agar kita semua mengatur langkah sendiri dalam melatih diri.
    • * 蓮生活佛講心經 -“【無苦集滅道】--道(三)”

Terima Kasih atas dukungan dan doanya.
=======================================================================================================

Bagi temen temen sedharma yang ingin mendapatkan hard copy majalah dharma talk dapat mengisi formulir berlangganan majalah dharma talk yang dapat di http://www.shenlun.org/dharma-talk

Bagi temen temen sedharma yang berminat menjadi donatur dharma talk , dapat  mengisi formulir donatur dharma talk yang dapat di peroleh di sini dan mengirimkan kembali ke redaksi Dharma Talk melalui email, post atau fax vihara.

Majalah Dharma talk juga menerima :

      • * Pemasangan kolum sutra atau mantra -Untuk informasi lebih lanjut mengenai setting, ukuran, tipe kolom mantra dan sutra dapat menghubungi redaksi melalui email di dharma.talk@shenlun.org atau contactus@shenlun.org untuk keterangan lebih lanjut
      • * Pemasangan iklan. Iklan yang terpasang di dalam Majalah Talk akan di baca dan di lihat hampir semua umat zhen fo zong dan orang yang berjodoh di seluruh Indonesia, karena majalah ini di bagi bagikan ke berbagai wilayah indonesia dan beberapa kota di negara Malaysia.

Selain dari beberapa cara yang telah di jelaskan di atas, Majalah dharma talk juga membuka cara lain bagi temen temen yang berminat untuk membantu upaya redaksi melakukan penyampaian dharma dengan:

      • * Berpartisipasi dalam tim Dharma Talk
      • * Mengirimkan cerita pengalaman kontak batin yang di alami
      • * Mengirimkan cerita yang mengandung Dharma yang berkesan
      • * Mengirimkan Foto/Gambar unik yang berhubungan dengan Budha Dharma

Redaksi Majalah Dharma Talk
Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya (聖輪雷藏寺)
Jalan sayangan Lrg. Rumah Kuning Lama No. 619 Palembang
Telp. (0711) 350 798 Fax. (0711) 320 124
Email: contactus@shenlun.org
Website: http://www.shenlun.org
Blog : http://blog.shenlun.org
Facebook: http://www.facebook.com/ViharaVajraBhumiSriwijaya
Youtube: http://www.youtube.com/j1ngen

Leave a comment

Your comment