Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Raja Agung Avalokitesvara 5 Agustus 2012 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Raja Agung Avalokitesvara :

Liputannya adalah sebagai berikut :

Menyambut hari suci Avalokitesvara, Minggu 5 Agustus 2012 pukul 14.00 WIB, Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Raja Agung Avalokitesvara (南無高王觀世音菩薩息災祈福超度護摩火供大法會). Upacara ini dipimpin oleh V.A Lian Yuan, di dampingi oleh para Bhikkhu Lhama dan para Pandita Lokapalasraya.

Upacara ini merupakan kedua kali-nya Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Upacara Api Homa Raja Agung Avalokitesvara. Sebuah kesempatan yang luar biasa. Mahaguru dan Vajra Acarya sering menyarankan agar kita banyak melafalkan sutra Raja Agung Avalokitesvara. Mahaguru mengatakan “Aku ingat ada satu syair parinamana dalam Sutra Raja Agung yaitu ‘Sepuluh penjuru Avalokitesvara, semua Bodhisatva’ (十方觀世音,一切諸菩薩), adalah karena Anda telah melafalkan ‘Sutra Raja Agung’ maka Ia akan menyelamatkan Anda, semua Avalokitesvara dari sepuluh penjuru dan semua Bodhisatva, semuanya datang untuk menyelamatkan kita, semuanya akan menolong Anda, asalkan Anda melafalkan ‘Sutra Raja Agung Avalokitesvara’. Di dalam sutra Raja Agung Avalokitesvara juga tertulis “mampu melenyapkan penderitaan hidup dan mati, melenyapkan segala racun dan celaka” 「能滅生死苦,消除諸毒害」, jadi racun yang membawa celaka pun bisa dilenyapkan, mampu menghancurkan penderitaan hidup dan mati mu. Yang lain, masih ada satu poin yang luarbiasa penting, “Melafalkan seribu kali, dosa berat akan sirna.” 「誦滿一千遍,重罪皆消滅」 .Aku tidak pernah membaca satu Sutra yang tertulis ‘Melafalkan seribu kali, dosa berat akan sirna’, hanya ada dalam Sutra Raja Agung terdapat kalimat ‘Melafalkan seribu kali, dosa berat akan sirna’. ‘Mampu melenyapkan penderitaan hidup dan mati’ adalah mampu terlahir di Tanah Suci; ‘Melenyapkan segala racun dan celaka’, segala karma penyakit, bahkan segala rintangan karma buruk, dalam waktu sebentar saja akan lenyap semuanya.” Bukankah sebuah sutra yang luar biasa.

mudra dan aksara Raja Agung Avalokitesvara Dalam sadhana Raja Agung Avalokitesvara, mudra-Nya adalah Mudra Memutar Dharmacakra-Nya, bisa lihat gambar disamping ini dan juga bijaksara-Nya.
Cara Bervisualisasi Raja Agung Avalokitesvara adalah :
Bervisualisasi di atas samudera, langit cerah tak berawan, cakra chandra terbit dari permukaan samudera, di tengah cakra chandra terdapat bijaksara [Di/帝], memancarkan cahaya. Untuk warna dari bijaksara tersebut tergantung dari permohonan. Bila permohonan tolak bala maka bervisualisasi bijaksara tersebut berwarna putih dan Bodhisattva Raja Agung Avalokitesvara juga memancarkan cahaya putih. Bila memohon berkah rezeki (paustika) warnanya kuning, bila memohon cinta kasih (wasikarana) warnanya merah, bila memohon penaklukan (abicaruka) warnanya biru.

Bijaksara tersebut berputar kemudian berubah menjadi Raja Agung Avalokitesvara Bodhisattva, mengenakan Mahkota Tujuh (Tujuh Buddha masa lampau : Vipasyin, Sikhin, Visvabhu, Krakucchanda Tathagatha, Kanakamuni Tathagatha, Kasyapa Buddha, Sakyamuni Buddha).

Di bagian kening Raja Agung Avalokitesvara memancarkan seberkas cahaya putih menerangi kening kita. Di bagian tenggorokan Raja Agung Avalokitesvara memancarkan seberkas cahaya merah menerangi tenggorokan kita. Di bagian cakra hati Raja Agung Avalokitesvara memancarkan seberkas cahaya biru menerangi cakra hati kita. Demikian tri cahaya melebur ke dalam lahir batin diri kita.

Mantra Raja Agung Avalokitesvara : 嗡。離婆離婆帝。求訶求訶帝。陀羅尼帝。尼訶囉帝。毘黎你帝。摩訶伽帝。真陵乾帝。梭哈。 (om. li po li po di. qiu he qiu he di. tuo luo ni di. ni he luo di. pi li ni di. mo he jia di. zhen ling qian di. suo ha). Mantra ini mengiringi Vajra Acarya melakukan persembahan homa.

Setelah Upacara selesai, sebelum Vajra Acarya menyampaikan ceramah dharma, inti dari ceramah Beliau adalah semua umat Zhenfo Zong pasti tahu bisa baca sutra Raja Agung Avalokitesvara. Selama ribuan tahun tidak ada orang yang tahu bagaimana melatih sadhana Raja Agung Avalokitesvara, selama ini hanya mengetahui Sutra Raja Agung Avalokitesvara, tetapi Mahaguru sekarang telah membabarkan sadhana ini, hal ini merupakan suatu kesempatan dan kebahagiaan kita bisa mengetahui sadhana raja agung avalokitesvara ini. Dharma ini merupakan dharma yang sangat agung, dan tidak boleh sembarang bersadhana / melatihnya. Bila melatih dan melafalkan sutra Raja Agung Avalokitesvara 1000 kali maka akan mendapat keberhasilan. Tetapi harus mendapatkan abhiseka izin bersadhana terlebih dahulu dari Mahaguru sebelum melafalkan mantra dari Raja Agung Avalokitesvara ini. Mahaguru pernah menceritakan mengenai Kerajaan Putih Besar Yang Agung (大白高國), dimana Raja-Nya adalah Mahaguru. Dalam sejarah resmi China tercatat “Sutra Raja Agung Avalokitesvara”. Dalam beberapa dinasti Wei, Tang dan Sung, banyak orang melafalkan ‘Sutra Raja Agung Avalokitesvara’ yang memperoleh banyak sekali pertolongan dan fenomena spiritual. Di atas kepala Raja Agung Avalokitesvara terdapat Tujuh Budha, Ia adalah Pangeran Dharma dari Tujuh Budha. Jadi jangan sampai tidak melatih sadhana ini atau membaca sutra tersebut.

Informasi terkait :
*Sutra Raja Agung Avalokitesvara : http://www.shenlun.org/sutra/sutra-raja-agung-avalokitesvara/
*Penyalinan Sutra Raja Agung Avalokitesvara

*Temukan informasi menarik lainnya di http://www.shenlun.org dan http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment