Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Maha Dewi Yao Chi 2 September 2012 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Maha Dewi Yao Chi :

Liputannya adalah sebagai berikut :

Dalam rangka hari suci Maha Dewi Yao Chi, Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Maha Dewi Yao Chi. Upacara ini dipimpin oleh V.A Lian Ning (釋蓮寧金剛上師), di dampingi oleh V.A Lian Yuan (釋蓮元金剛上師), V.A Lian Dian (釋蓮店金剛上師), para Bhikkhu Lhama, Pandita Dharmaduta dan Pandita Lokapalasraya. Upacara ini diselenggarakan tanggal 2 September 2012 pukul 14.00 WIB.

Tanggal 1 September 2012, rombongan Vajra Acarya dan para tamu dari luar kota (ketua, pengurus dan umat perwakilan dari beberapa Vihara di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Bali, Pontianak, Singkawang, Lubuk Linggau, Prabumulih, Malaysia, dll)tiba di palembang, pukul 17.00 WIB di adakan makan malam menyambut kehadiran rombongan Vajra Acarya dan para tamu dar luar kota Palembang. Sebelum makan malam, V.A Lian Yuan dan pengurus VVBS mengajak rombongan Vajra Acarya Lian Ning dan para tamu untuk melihat Bhaktisala Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya yang berada di lantai 2 gedung VVBS. Setelah selesai makan malam, rombongan di ajak untuk melihat ke kantor Sekretariat VVBS, ruangan homa, mandala Kalachakra, altar Marici, dan rumah abu yang berada terpisah dari gedung VVBS.

Tanggal 2 September 2012, pukul 11.00 WIB gedung vihara Vajra Bhumi Sriwijaya sedikit demi mulai dihadiri oleh umat. Semua sibuk mendaftarkan keluarga atau leluhur mereka dalam upacara ini. Terlihat juga panitia sibuk mempersiapkan berbagai persiapan upacara. Sekitar pukul 12.00 rombongan V.A Lian Ning telah tiba beserta rombongan tamu lainnya. Sebelum memulai makan siang, terlebih dahulu ke ruang Bhaktisala untuk bernamaskara. Setelah itu semua siap untuk makan siang bersama.

Kurang lebih pukul 14.00 WIB, Upacara dimulai. Sebagai awalnya, Bhikkhu Lhama Lian Pu sebagai pembawa upacara membuka upacara tersebut. Barisan penjemputan yang membawa persembahan dan 8 benda keberuntungan (ba ji xiang) beserta para Bhikkhu Lhama, para Pandita Dharmaduta dan Pandita Lokapalasraya yang membawa panji – panji bertuliskan nama – nama para Buddha Bodhisattva mulai bergerak untuk menjemput rombongan Vajra Acarya.

Sesampainya V.A Lian Ning di ruang Bhaktisala, lagu pendupaan mengiring Beliau mempersembahkan dupa. Setelah itu memperkenalkan Vajra Acarya, para Bhikkhu Lhama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya dan perwakilan dari vihara – vihara yang hadir pada saat itu. Setelah itu memasuki prosesi Upacara.

Visualisasi Maha Dewi Yao Chi adalah Diatas samudera, langit cerah tanpa awan, cakracandra muncul dari permukaan laut, ditengah cakracandra terdapat bijaksara HUM berwarna putih, memancarkan cahaya putih. Bijaksara HUM berputar searah jarum jam, berubah menjadi Yaochijinmu, memakai mahkota feniks, tangan kanan membawa Vjayana, tangan kiri membawa Ruyi. Berupa agung, tersenyum dan menatap para makhluk dengan penuh kasih . Bervisualisasi vyajana dan ruyi memancarkan cahaya putih melesat keatas, membusur memasuki ubun ubun sadhaka, menyebar ke seluruh tubuh, karma buruk berubauh menjadi asap hitam keluar melalui pori pori tubuh, sekujur tubuh menjadi sebening kristal.
(Atau bervisualisasi cakra dahi Yaochijinmu memancarkan cahaya putih menyinari dahi kita. Leher Yaochijinmu memancarkan seutas sinar merah menyinari leher kita, dan cakra hati Yaochijinmu memancarkan sinar biru menyinari cakra hati kita). Kemudian melafalkan mantra Maha Dewi Yao Chi “om. jin mu xi di. hum” sebanyak 108x. Setelah itu puja api homa dimulai.

Upacara selesai, sebelum V.A Lian Ning menyampaikan ceramah dharma, terlebih dahulu Vajra Acarya Lian Yuan mengucapkan rasa terima kasih Beliau kepada V.A Lian Ning, V.A Lian Dian, para Bhikkhu Lhama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua, pengurus dan umat perwakilan dari beberapa Vihara dari luar maupun dalam kota Palembang yang hadir untuk berpartisipasi dalam upacara ini. Kemudian Vajra Acarya juga berterima kasih kepada para donatur yang telah berwelas asih berdonasi untuk kelangsungan Upacara tersebut, sungguh pahala yang luar biasa.

Setelah itu V.A Lian Dian menyampaikan ceramah dharma yang intinya adalah Beliau sangat senang bisa hadir dalam upacara Api Homa Maha Dewi Yao Chi. Semalam saat tiba di Palembang bersama kedua Vajra Acarya, para Bhikkhu Lhama, dan saudara – saudari lainnya untuk makan malam bersama dan kemudian dapat melihat secara langsung Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya yang sangat agung dan indah. Beliau percaya bahwa sebuah berkah dimana umat Indonesia khususnya Palembang memiliki seorang Vajra Acarya yang sangat menghormati Guru, menghargai dharma dan tekun bersadhana. Beliau juga sangat memuji Vajra Acarya Lian Ning yang membabarkan dharma Mahaguru di negara mana saja serta seorang Vajra Acarya yang sangat mengetahui sosok Mahaguru dan mengerti Mahaguru serta tidak ada pikiran yang ragu terhadap Mahaguru. Beliau juga berterima kasih kepada pada ketua dan pengurus Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya yang telah mengundang Beliau untuk datang ke Palembang. Beliau juga sangat menyukai Budaya Indonesia. Beliau mengatakan pada saat bagaimana kita dapat memohon dan permohonan kita bisa tercapai, yaitu pada saat hari suci para Buddha Bodhisattva. Pada hari tersebut kita harus mengucapkan kata – kata yang bagus kepada para Buddha Bodhisattva serta kepada semua orang dan juga mempersembahkan persembahan. Hari ini merupakan sebuah upacara yang agung, saya percaya permohonan anda segera berhasil. Besok adalah hari Suci Maha Dewi Yao Chi, jangan lupa untuk membawa persembahan untuk dipersembahkan di altar mandala serta mengucapkan kata – kata yang bagus dan menyanyikan lagu “Happy Birthday”, permohonan kita bisa tercapai. Beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh umat yang telah hadir dan mendaftarkan keluarga atau leluhurnya dalam upacara ini. Beliau berharap agar semua umat di Palembang menjadi bagian dari misi pembabaran Dharma yang dilakukan oleh Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya.

Kemudian V.A Lian Ning menyampaikan ceramah dharma yang intinya adalah Beliau berterima kasih kepada ketua dan pengurus yang telah mengundang Beliau untuk memimpin upacara, Beliau juga berterima kasih kepada Vajra Acarya Lian Yuan, Vajra Acarya Lian Dian, para Bhikkhu Lhama, para Pandita Dharmaduta, para Pandita Lokapalasraya, Beliau juga berterima kasih kepada para umat dari luar maupun dalam kota yang telah hadir di Upacara ini. Beliau juga memuji Vajra Acarya Lian Yuan dalam misi pembabaran dharma serta Beliau juga memuji sosok Vajra Acarya Lian Yuan dimana seorang Vajra Acarya yang saat memimpin upacara duduk di singgasana Dharma tetapi saat di vihara Seattle duduk di pintu keluar masuk membantu umat, menyapu lantai, membersihkan toilet, dll. Vajra Acarya Lian Ning menjelaskan bahwa Beliau sendiri merupakan penerus silsilah dari Mahaguru walalupun begitu, Beliau tetap harus mentaati sila, begitu juga dengan para Vajra Acarya atau para Bhikkhu Lhama atau para pembabar dharma lainnya serta umat juga harus mentaati sila.

Vajra Acarya juga menjelaskan mengapa kebanyakan orang beranggapan bahwa saat bulan 7 tanggal 15 imlek atau bulan 7 imlek merupakan bulan hantu. Sebenarnya saat bulan 7 imlek tanggal 15 dan tanggal 16 merupakan hari yang sangat bahagia bagi para Buddha Bodhisattva dan bagi Sakyamuni Buddha. Mengapa? karena pada zaman Sakyamuni Buddha, saat itu murid Sakyamuni Buddha mencapai tingkat Arahat, selain itu juga berhubungan dengan awal mulanya terjadi upacara Ulambana (Upacara Penyeberangan) dimana yang menjadi dasarnya adalah kisah dari Mogalona yang ingin menyelamatkan Ibunda-Nya dari neraka dan juga kisah dari Ananda yang ingin menolong makluk-makhluk yang menderita di neraka.

Vajra Acarya juga mengatakan bahwa kekuatan dari Maha Dewi Yao Chi sungguh tidak terkirakan. Bila kita ada permasalahan, kita bisa memohon kepada Maha Dewi Yao Chi. Vajra Acarya juga mengatakan, saat kita menerima abhiseka pemberkahan (guan ding), kita terlebih dahulu dalam hati kita melafalkan mantra Maha Guru sebanyak 7 kali untuk memohon abhiseka silsilah dari Mahaguru kemudian mengundang Maha Dewi Yao Chi untuk hadir memberkati dengan membentuk mudra, melafalkan mantra dan bervisualisasi. Bila kita ada yang sakit, kita bervisualisasi Maha Dewi Yao Chi memancarkan sinar putih ke tempat dimana yang sakit, cukup fokus satu saja. Bila kita memohon berkah, kita bervisualisasi sinar kuning. Sehingga pada saat ingin menerima abhiseka pemberkahan (guan ding) sebaiknya tidak perlu banyak bicara kemana – mana, silahkan lakukanlah seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Upacara telah selesai dengan sukses dan sempurna. Terima kasih kepada temen – temen yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya upacara ini. Semoga kita semua selalu diberkati oleh Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva serta mendapat perlindungan dari Dharmapala dan Makhluk Suci lainnya.

Informasi terkait :
* Mantra Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/mantra/mantra-dewi-yao-chi/
* Screen Saver Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/multimedia/gratis-screen-saver-golden-mother/
* Sutra Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/sutra/sutra-maha-dewi-yao-chi/

*Temukan informasi menarik lainnya di http://www.shenlun.org dan http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment