Liputan dan Dokumentasi Kirab Sriwijaya 21-23 Desember 2012 di Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Kirab Sriwijaya 21-23 Desember 2012 :

Liputannya adalah sebagai berikut :

Seperti tahun sebelumnya, tahun 2012 kembali terselenggara Kirab Sriwijaya yaitu dari tanggal 21-23 Desember 2012. Pada tahun ini, Rute yang akan ditempuh tidak sejauh rute tahun lalu. Pada tahun ini akan ada 2 jenis kirab yaitu kirab darat dan kirab sungai. Tujuan diadakan Kirab Sriwijaya ini adalah berdoa agar wilayah Sumsel dan umumnya Negara RI agar terhindar dari balak bencana, untuk mendoakan keselamatan bumi dan bangsa Indonesia dari malapetaka, memohon berkah, membersihkan kota dari energi negatif, menghindarkan kota Palembang dari segala bencana, dll. Dalam acara Kirab ini, umat Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya seperti tahun lalu mengarak Pratima Maha Dewi Yao Chi.

Tanggal 21 Desember 2012, diawali dengan penerimaan berbagai Pratima dari beberapa Vihara atau Klenteng yang terlibat acara ini di Vihara Samantha Badra. Semua Pratima dibawa ke Bukit Siguntang dan diletakkan di altar Mandala yang telah dipersiapkan oleh panitia Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya. Semua Pratima di gabungkan pada satu area, diadakan upacara Pembukaan Kirab yang dilaksanakan secara serentak. Upacara pembukaan ini dipimpin oleh V.A Lian Yuan. Setelah puja bakti selesai, V.A Lian Yuan menyampaikan ceramah dharma dan kemudian Beliau memberikan abhiseka Pemberkahan Raja Agung Avalokitesvara kepada umat yang hadir.

Tanggal 22 Desember 2012, diadakan Kirab Darat. Semua pratima yang berpartisipasi, diletakkan di tandu. Persiapan dilakukan antara lain menghias tandu tersebut, mempersiapkan tandu, lampu hias, dll. Panitia Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya telah mempersiapkan tandu untuk Maha Dewi Yao Chi. Saat semua telah siap, terlihat pratima Maha Dewi Yao Chi seperti tersenyum. Seolah – olah Beliau sangat senang sekali. Kirab darat ini dimulai pada pukul 18.00 WIB. Semua tandu yang berpartisipasi telah siap, kirab darat pun dimulai. Semua tandu di arak berjalan kaki mengunjungi vihara atau kelenteng tertentu antara lain Vihara Samantha Badra, Vihara Sinar Agung Tao, Kelenteng Pek Hun Teng, Kelenteng Wie Leng Keng / Marga Tan, Kelenteng Giok Po Tian / Marga Liaw, dll. Para peserta kirab masing – masing ada cara tersendiri untuk meramaikan. Ada yang membawa alat music mengiringi tandu mereka, ada juga yang sambil menyanyikan puji – pujian, dari Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya, muda mudi membawa alat Dharma mengiringi para umat VVBS melafalkan Mantra Maha Dewi Yao Chi saat mengarak tandu Maha Dewi. Semua bersemangat melaksanakan kirab darat. Jarak yang ditempuh pada tahun ini tidak terlalu jauh seperti tahun lalu, meski begitu, tidak mengurangi rasa semangat dan antusias masyarakat dalam pelaksanaan kirab tersebut. Para peserta yang berpartisipasi dari anak kecil hingga orang tua. Semua bersemangat berjalan kaki dan juga secara bergilir mengangkat tandu. Tahun ini yang istimewa adalah selesai dari kirab jalan, semua peserta finish di sebuah kelenteng, kemudian tandu Maha Dewi Yao Chi di angkat setinggi mungkin agar semua masyarakat yang hadir pada saat itu bisa melewati bawah tandu Maha Dewi Yao Chi.

Minggu, 23 Desember 2012 pukul 5 pagi, hujan turun membasahi kota Palembang. Sebenarnya Kota Palembang sudah beberapa hari sering diguyur hujan. Sebelum kirab Sriwijaya ini dilaksanakan, Vajra Acarya mengatakan bahwa pada saat pelaksanaan kirab nanti tidak akan hujan, buktinya pada saat upacara pembukaan atau pelaksanaan kirab jalan, tidak turun hujan. Sungguh Luar Biasa! Pada tanggal 23 Desember 2012 ini pun, walau pukul 5 pagi telah turun hujan, tetapi sebelum pukul 07.00 WIB pagi dimana akan terselenggara Upacara Api Homa Raja Agung Avalokitesvara di kelenteng, hujan pun berhenti, matahari pagi langsung bersinar terang.

Semua panitia Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya telah mempersiapkan altar Mandala Raja Agung Avalokitesvara, bahan persembahan puja api homa, dll. Pukul 7.30 pagi Upacara dimulai. Semua tata ritual sama seperti Upacara Api Homa. Satu persatu barang persembahan dimasukkan ke dalam tungku homa. Semua umat yang hadir melafalkan mantra Raja Agung Avalokitesvara. Setelah Upacara Homa Selesai, semua peserta kirab membawa pratima masing – masing kemudian mengelilingi tungku homa, dilanjutkan semua umat yang hadir juga turut mengelilingi tungku homa.

Terima kasih kepada seluruh panita Kirab Sriwijaya dan seluruh umat serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan Kirab Sriwijaya ini. Semoga Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva selalu memberkati kitasemua. Semoga tahun depan dilaksanakan kembali Kirab Sriwijaya tersebut. Temen – temen yang belum sempat partisipasi, jangan lewatkan tahun depan.

Informasi terkait :

Untuk download Mantra Maha Dewi Yao Chi beserta bulatan penjapannya, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mantra/

Untuk download Sutra Maha Dewi Yao Chi beserta bulatan penjapaannya, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/sutra/

Untuk download Penyalinan sutra Maha Dewi Yao Chi silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/penyalinan-sutra/

Untuk download Mudra Maha Dewi Yao Chi silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mudra/

Untuk download Artikel Maha Dewi Yao Chi silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/artikel-lain/yao-chi-jin-mu/

Untuk download music mantra dan lagu Buddhist silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/gallery/musik/

Untuk download Screen Saver Maha Dewi Yao Chi, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/lainnya/

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment