Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Amitabha Buddha 11 Agustus 2013 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Amitabha Buddha 11 Agustus 2013 :

Dharmadesana beliau selengkapnya:
http://shenlun.org/share/mp3/lian_yuan_11agustus2013.mp3

Liputannya adalah sebagai berikut :

Bulan 7 imlek merupakan bulan ulambana (chio-ko) sering juga dikatakan sembayang rebutan atau bulan hantu dimana hantu atau roh keluar dari tempat mereka (sering juga disebut pintu neraka terbuka). Dalam agama Buddha, asal usul Ulambana secara singkat yaitu Upacara Ritual Penyelamatan Arwah/Ulambana dimulai dari saat Yang Arya Maha Mogalana. Waktu itu siswa Sang Buddha Yang Arya Maha Mogalana, dengan mata dewata nya beliau melihat ibunya terjerumus dalam alam Pretta di Neraka, Yang Arya Maha Mogalana memohon kepada Sang Buddha agar arwah ibunya dapat diselamatkan. Sang Buddha bersabda kepada Yang Arya Maha Mogalana, bahwa ibunya semasa hidupnya telah berbuat karma buruk yang sangat berat, tak mungkin dapat diselamatkan oleh kekuatan seorang diri saja, harus mengundang para Bhikkhu dari sepuluh penjuru memanjatkan doa Sutra-Sutra Suci, membantunya dengan Siddhi Kekuatan Ilmu secara bersama-sama, dengan cara demikian barulah ibunya dapat diselamatkan.

Di samping itu pun Sang Buddha mengajarkan kepada Yang Arya Maha Mogalana, bahwa pada setiap tahun tanggal 15 atau memilih suatu hari di bulan 7 (Imlek Chit Gwe), mengisi penuh tempayan dengan berbagai macam makanan pilihan untuk dipersembahkan kepada Sang Buddha, juga kepada para Bhikkhu yang memanjatkan Sutra suci, maka selain dapat menghapus karma buruk serta memperpanjang usia sang ayah bunda yang masih hidup, bahkan bisa mengangkat arwah sang ayah bunda yang pada masa kehidupan lampau, agar mereka dapat bebas dari tiga alam Samsara rendah yang menderita, terlahir di alam dewa atau pun alam surgaloka barat Sukhavati. Dengan metode yang sama ini pun dapat pula menyelamatkan semua arwah-arwah yang berada di alam akhirat. Ini lah asal usul dari Upacara Ulambana di Bulan 7 imlek

Disamping itu, Mahaguru mengatakan makna upacara ritual penyelamatan arwah yaitu:

  • * Mengenang dan memperingati para leluhur,
  • * Melalui pancaran cahaya suci para Buddha Bodhisattva serta Kekuatan Ilmu (Siddhi) dari Pemimpin Upacara untuk dapat :
    • > Mengangkat kondisi lingkungan hidup sang arwah atau dari alam yang rendah ke alam yang lebih tinggi dan lebih baik,
    • > Memberikan pertolongan dan pembantuan yang tepat pada saatnya kepada arwah-arwah yang berada dalam alam yang sangat gelap dan sangat menderita, memberikan mereka dengan materil dan moril yang patut menunjang mereka untuk terlahir pada alam Buddha, memberikan mereka pujana, membantu mereka melafalkan nama suci sang Buddha membabarkan kepada mereka Buddha Dharma, agar cahaya suci sang Buddha dan Bodhisattva menyinari mereka, untuk melenyapkan atau meringankan karma-karma buruk, penyakit, kecacatan serta segala macam penderitaan atas siksaan mereka, sehingga mereka terbebas dari alam rendah yang penuh dengan kedukaan, kemudian menuju ke alam surgaloka barat Sukhavati tanah suci sang Buddha…….

Sumber : Artikel Makna Upacara Ritual Penyelamatan Arwah (Ulambana) (Dharma Talk Juli 2011)

Tahun ini Dalam rangka bulan 7 ulambana, Minggu 11 Agustus 2013 pukul 2 siang, Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Amitabha Buddha. Upacara ini dipimpin oleh V.A Lian Yuan.

Karena ini adalah bulan 7 imlek, maka banyak umat yang mendaftarkan leluhur, arwah penagih hutang, arwah janin, dll dalam upacara ini, dari menuliskan formulir, papan arwah (ling pai), dan juga ada yang membeli kertas sembayang, membeli kertas mantra, membeli amplop yang berisi kertas mantra, teratai, dll. Selain itu juga ada yang membeli persembahan untuk diletakkan di altar Ksitigarbha atau altar penyeberangan.

Selain penyeberangan, banyak umat juga mendaftarkan keluarga mereka yang masih hidup dengan menulis kayu homa atau menulis formulir pemberkahan, dimana memohon pemberkahan kepada Mahaguru, yidam Amitabha Buddha, para Buddha dan Bodhisattva semoga permohonan kita dapat terkabulkan.

Upacara dimulai, barisan muda mudi VVBS yang membawa 8 jenis benda keberuntungan (Ba ji xiang) telah berjalan dengan diiringi oleh Mantra Mahaguru untuk menjemput rombongan Vajra Acarya. Setiba Vajra Acarya di ruang Bhaktisala, alunan musik Pendupaan terdengar dan mengiringi Vajra Acarya Lian Yuan mempersembahkan dupa. Vajra Acarya bersama para umat dan simpatisan bernamaskara kepada Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva serta Dharmapala yang ada di altar Mandala. Setelah itu mempersilahkan Vajra Acarya untuk duduk di Dharmasana dilanjutkan dengan Vajra Acarya melakukan Simabandhana perlindungan dengan Vajra Dorje dan gantha (Jin gang ling chu).

Kemudian Bhikkhu Lhama membacakan naskah doa, dan selesai membacakan naskah doa tersebut, Vajra Acarya memberkati naskah doa, formulir pemberkahan penyeberangan dan kertas sembayang dengan menggunakan Vajra Gantha dan Vajra Dorje. Dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Lu xiang Zan dan Qing Jing Zan diiringi alunan musik dari keyboard dan alat dharma.

Mantra pembersihan menjadi mantra awal untuk sebelum memasuki tahap inti dari upacara, hingga memohon pancaran cahaya adhistana dari Mahaguru dengan melafalkan mantra Padmakumara. Memasuki tahap inti yaitu membentuk mudra Amitabha Buddha dan bervisualisasi di atas samudera, langit cerah tak berawan, cakra chandra terbit dari permukaan samudera, di tengah cakra chandra terdapat bijaksara XIE berwarna merah, memancarkan cahaya merah yang terang benderang. Bijaksara XIE yang berada di tengah cakra chandra berputar, berubah menjadi Amitabha Buddha, kedua tangan-Nya membentuk Mudra Dhyana, membawa sebuah patra yang sarat akan amtra, memandang insan dengan pandangan maitri. Bervisualisasi amerta yang berada di dalam patra yang dibawa oleh Amitabha Buddha berubah menjadi seberkas cahaya putih melesat ke atas dan membusur memasuki ubun-ubun kepada sadhaka, sekujur tubuh sadhaka menjadi putih dan bening bagaikan kristal, segala karma buruk lenyap semua. (atau boleh juga bervisualisasi teratai di atas tangan Amitabha Buddha memancarkan cahaya putih yang terang benderang menerangi sadhaka). Melafalkan mantra Amitabha Buddha : 嗡。 阿彌爹哇。些。Om. a mi die wa. xie. dan sutra Amitabha Buddha (temen – temen ingin menyalin sutra ini juga bisa download di sini)

Puja Api Homa dimulai, Vajra Acarya memberkati kayu homa, tungku homa dan persembahan homa, dilanjutkan dengan memutar japamala untuk memberkati, dan melakukan simabandhana pada tungku homa untuk memberi batas pada api tersebut sehingga api tidak melewati batasan yang telah ditetapkan hanya sampai di situ dan agar mara tidak mengganggu. Satu persatu barang persembahan dimasukkan, terlihat ada 5 jenis persembahan (bunga, dupa, pelita, teh, buah), kemudian persembahan 5 jenis kacang, wijen hitam dan putih, arak, susu, dan persembahan lainnya. Serta kayu homa yang telah diikat dengan tali 5 warna di masukkan satu per satu dimasukkan ke dalam tungku dimana sebelumnya didoakan oleh Vajra Acarya terlebih dahulu kemudian dicelupkan ke dalam madu. Setelah selesai semuanya, Vajra Acarya memperagakan Mudra Tolak bala, pemberkahan dan penyeberangan.

Kemudian sebelum kembali ke Dharmasana, Beliau memberkati altar Dirgahayu dan altar penyeberangan Upacara yang telah digelar untuk Upacara.

Upacara selesai, Vajra Acarya menyampaikan Dharmadesana yang bisa anda dengar di atas.

Upacara telah berjalan dengan sukses dan sempurna, berkat pancaran cahaya adhistana dari Mahaguru, para Buddha Bodhisattva, Yidam, Dharmapala, serta makhluk suci lainnya.

Terima kasih kepada teman – teman yang telah berpartisipasi dan mendukung seluruh kegiatan ini.
Semoga anda semua selalu diberkati oleh Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva, yidam, para Dharmapala serta Makhluk Suci lainnya.

Om Mani Padme Hum

Informasi terkait :

Untuk download Tata ritual sadhana Amitabha Buddha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/liturgi/tata-ritual-sadhana-amitabha-buddha/

Untuk download Mantra Amitabha Buddha beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/mantra/mantra-amitabha/

Untuk download Sutra Amitabha Buddha beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/sutra/sutra-amitabha-buddha/

Untuk download Dokumen Penyalinan Sutra Amitabha Buddha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/salin-sutra/penyalinan-sutra-amitabha-buddha/

Untuk download Mudra Amitabha Buddha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mudra/

Untuk download Screen Saver Amitabha Buddha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/multimedia/gratis-screen-saver-amitabha-buddha/

Informasi menarik lainnya :
http://www.shenlun.org
http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment