Jangan Meremehkan “Catur prayoga”

Majalah dharma talk edisi Juli 2013 telah terbit dalam versi electronic dan dapat di baca dan download selengkapnya di : http://www.shenlun.org/dharma-talk/2013/juli/. Berikut ini salah satu artikel yang berjudul Jangan Meremehkan “Catur prayoga” dari Majalah dharma talk edisi Juli 2013

Jangan Meremehkan “Catur prayoga”

Hari ini saya berbicara tentang Catur Prayoga (四加行). Banyak siswa baru selalu bertanya, “Kami baru saja bercatur-sarana. Sadhana apa yang harus kami lakukan terlebih dahulu?”

Jawaban saya adalah “Catur Prayoga”. Seperti tersirat dalam kata-kata itu, Catur Prayoga adalah fondasi-fondasi dari Tantrayana sehingga banyak siswa pemula memandang remeh sadhana ini.

“Bolehkah saya berlatih sadhana yang lebih tinggi? Sangat berharap bila Maha Acarya dapat mengajarkan kami Dzogchen atau dharma Mahavairocana yang merupakan tingkat tertinggi dalam aliran Tantrayana sehingga kami bisa mencapai pencerahan dalam waktu beberapa hari.” Sedikit orang yang lebih suka berpikir, “Saya harus mulai dengan latihan paling dasar dan perlahan-lahan meningkat ke latihan yang lebih mendalam.”

Belajar Tantrayana itu seperti masuk sekolah. Kita harus mulai dari TK, SD, SMP, SMA, Sarjana S1, Sarjana S2, dan akhirnya S3. Bila ada sekalipun, sungguh sangat sedikit anak-anak yang bisa langsung berada di tingkat S3. Anak-anak itu adalah makhluk langka.

Saya juga sekarang sedang mencari anak-anak berbakat dalam aliran tantrayana satyabuddha kita. Ia harus telah mengumpulkan karma baik yang besar sehingga ia dapat menarik banyak insan. Ia harus sangat cerdas, dapat menganalisa dan menarik kesimpulan dari satu kasus untuk diaplikasikan ke kasus-kasus lain. Pendek kata, ia harus seorang jenius sejati.

Kalian tentunya mengetahui bahwa tidak banyak siswa tantra satyabuddha yang pandai menganalisa dan mengambil kesimpulan. Konghucu pernah berkata, “Sungguh sulit, kalau bukan mustahil, untuk mengajar mereka yang tidak mampu menganalisa dan mengambil kesimpulan.” Apakah maksud saya? Misalnya, bila Konghucu menyuruh salah seorang siswanya untuk membersihkan meja kotor dimana sebuah Vajra ditempatkan, beliau tentu akan sedih bila melihat siswanya itu mengambil kain lap dan membersihkan hanya satu dari 4 kaki meja karena siswa itu tidak menyadari bahwa meja itu mempunyai 4 kaki dan bahwa semua sisi harus juga dibersihkan.

Orang yang mampu membersihkan meja itu secara keseluruhan adalah mereka yang mempunyai inisiatif. Konghucu merindukan mempunyai sejumlah siswa berbakat seperti ini sehingga beliau dapat mewariskan pengetahuan Nya kepada mereka.

Orang yang ingin maju pesat dalam bhavana (pelatihan diri) harus sangat cerdas dan telah mengumpulkan pahala besar dalam kehidupan masa lampau Nya. Kebanyakan orang di dunia samsara ini harus mulai dari latihan paling dasar dan melaju perlahan ke tingkat yang lebih sulit. Saya menilai diri saya tidak terlalu cerdas. Bahkan saya harus katakan saya ini bodoh. Itu sebabnya saya mulai dari latihan paling dasar. Semua siswa pemula harus mulai dari Catur Prayoga karena Catur Prayoga dianggap sebagai awal evolusi dalam Tantrayana.

Biarlah saya gunakan sebuah analogi untuk menjelaskan hal ini. Bagaimanakah kita menumbuhkan buah-buahan di kebun kita? Pertama, kita harus memilih tempat yang cocok.

Kedua, kita harus membersihkan rumput ilalang liar. Ketiga, kita harus mencangkul tanah nya. Ke-empat, kita harus menambahkan pupuk untuk tanah yang kurang subur. Ke-4 langkah tadi yang baru saya sebutkan dapat dianggap sebagai Catur Prayoga dalam sadhana Tantrayana. Tanpa persiapan persiapan ini, mustahil kita dapat menuai buah keberhasilan. Jadi, kita tidak boleh memandang remeh Catur Prayoga.

Catur Prayoga juga dapat dipikirkan sebagai fondasi-fondasi dari sebuah stupa. Tanpa dasar yang kuat, stupa itu akan runtuh. Mustahil membangun sebuah stupa tanpa menanam fondasi terlebih dahulu. Pendek kata, Catur Prayoga berfungsi sebagai fondasi dasar dalam latihan Tantrayana. Tanpa Catur Prayoga, tak ada stupa yang bisa dibangun, tak ada buah keberhasilan yang bisa dipetik.

Saya selalu menganjurkan para siswa pemula Tantrayana untuk mulai dengan Catur Prayoga. Karena “urutan latihan” itu sangat penting dalam Tantrayana, kita jangan mengharapkan naik tingkat seperti roket ke angkasa dalam sekali gerak. Di masa mendatang, bila kalian telah lebih maju, anda akan bisa berlatih Maha Mudra, Dzogchen, dan Yamantaka Yoga bagaikan memperoleh gelar S3 yang merupakan tingkat terakhir/tertinggi dalam bersekolah.

Demikian untuk hari ini.

Om Mani Padme Hum.

Dalam majalah dharma talk ini berisi penjelasan mengenai:

    • * Dikunjungi Malaikat Kematian – Saya sadar, bahwa saya harus terus menerus menjaga kewaspadaanku. Tak sedetik-pun aku izinkan “kehampaan” menyerang diriku. Selamanya dan selalu aku akan melawan “kehampaan” itu dengan praktek Dharma yang nyata dalam kehidupanku, dengan tekad yang penuh dan iman yang kokoh kuteruskan karya penyelamatanku bagi para makhluk hidup!
    • * Iman Yang Kokoh – Bila AKU saja tidak pernah pudar dalam imanku, maka kalian lebih tidak boleh pudar dari iman kalian. Mari kita berlomba untuk saling meneguhkan hati dan mengokohkan iman masing-masing.
    • * Jangan Meremehkan “Catur prayoga” – Catur Prayoga berfungsi sebagai fondasi dasar dalam latihan Tantrayana. Tanpa Catur Prayoga, tak ada stupa yang bisa dibangun, tak ada buah keberhasilan yang bisa dipetik.
    • * Maha Acarya Lian Sheng Menjelaskan Secara Terperinci Sadhana Air Dewa – Hari ini mengajari Anda “Sadhana Air Dewa”, yakni mengajari Anda, setiap hari, baik pagi maupun malam, atau siang, paling baik Anda melakukan 9 kali “Sadhana Air Dewa”.
    • * Ternyata Kekuatan Luar, Jangan Senang Dulu! — Seringkali terjadi bahwa meskipun seorang sadhaka baru saja mulai berlatih ia sudah berhasil mendapatkan pengalaman kontak batin yang gaib. Ini disebabkan oleh pemberian berkah/bantuan dari “kekuatan luar”.
    • * Yidam Bhaisajyaguru Buddha – Bhaisajyaguru Vaidurya Prabhasa (藥師琉璃光王佛) adalah seorang Buddha Medis. Tugas utama beliau adalah membantu meringankan penderitaan makhluk hidup yang disebabkan oleh penyakit.
    • * Jangan Memfitnah Aliran Tantrayana – Memfitnah Tantrayana sama dengan memfitnah Buddha Dharma, dan itu merupakan kelakuan dosa yang sangat besar, jadi janganlah mengikuti orang lain dan mencoba mengkritik Tantrayana. Justru karena ajaran Tantrayana yang begitu mendalam, sehingga tidaklah mudah diperuntukkan bagi setiap orang, dan oleh karena itulah maka disebut sebagai ajaran Esoteris (密).
    • *【五重玄義】第一重「釋名」 & 【五重玄義】第二重「辨體」

Terima Kasih atas dukungan dan doanya.
=======================================================================================================

Bagi temen temen sedharma yang ingin mendapatkan hard copy majalah dharma talk dapat mengisi formulir berlangganan majalah dharma talk yang dapat di http://www.shenlun.org/dharma-talk

Bagi temen temen sedharma yang berminat menjadi donatur dharma talk , dapat  mengisi formulir donatur dharma talk yang dapat di peroleh di sini dan mengirimkan kembali ke redaksi Dharma Talk melalui email, post atau fax vihara.

Majalah Dharma talk juga menerima :

      • * Pemasangan kolum sutra atau mantra -Untuk informasi lebih lanjut mengenai setting, ukuran, tipe kolom mantra dan sutra dapat menghubungi redaksi melalui email di dharma.talk@shenlun.org atau contactus@shenlun.org untuk keterangan lebih lanjut
      • * Pemasangan iklan. Iklan yang terpasang di dalam Majalah Talk akan di baca dan di lihat hampir semua umat zhen fo zong dan orang yang berjodoh di seluruh Indonesia, karena majalah ini di bagi bagikan ke berbagai wilayah indonesia dan beberapa kota di negara Malaysia.

Selain dari beberapa cara yang telah di jelaskan di atas, Majalah dharma talk juga membuka cara lain bagi temen temen yang berminat untuk membantu upaya redaksi melakukan penyampaian dharma dengan:

      • * Berpartisipasi dalam tim Dharma Talk
      • * Mengirimkan cerita pengalaman kontak batin yang di alami
      • * Mengirimkan cerita yang mengandung Dharma yang berkesan
      • * Mengirimkan Foto/Gambar unik yang berhubungan dengan Budha Dharma

Redaksi Majalah Dharma Talk
Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya (聖輪雷藏寺)
Jalan sayangan Lrg. Rumah Kuning Lama No. 619 Palembang
Telp. (0711) 350 798 Fax. (0711) 320 124
Email: contactus@shenlun.org
Website: http://www.shenlun.org
Blog : http://blog.shenlun.org
Facebook: http://www.facebook.com/ViharaVajraBhumiSriwijaya
Youtube: http://www.youtube.com/j1ngen

Leave a comment

Your comment