Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Raja Naga 18 Oktober 2015 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Raja Naga 18 Oktober 2015 :

Dharmadesana beliau selengkapnya:

Liputannya adalah sebagai berikut :

Sekilas mengenai Raja Naga, Mahaguru pernah berceramah bahwa Raja Naga pernah memberitahu kepada Mahaguru “Memang benar bahwa Dewa Rejeki Jambhala kuning adalah Dewa terkaya di langit. Karena aliran Satyabudha memilih jambhala Kuning sebagai satu dari ke 8 Yidam Utama, Jambhala telah menjadi sangat terkenal di seluruh dunia. Banyak Tantrika sekarang mulai bersadhana Jambhala Yoga karena berpendapat bahwa mereka ingin melepaskan diri dari masalah keuangan terlebih dahulu sebelum mulai berkonsentrasi penuh pada upaya mencapai Pencerahan. Itu tak apa apa. Orang perlu mengatasi masalah keuangan-nya sehingga ia dapat berkonsentrasi dan duduk bermeditasi. Sewaktu akhirnya ia mencapai keberhasilan meditasi, maka kebijaksanaan akan muncul. Kebijaksanaan harus muncul untuk bisa mencapai pencerahan. Karena begitu banyak siswa zhen fo zong berlatih Jambhala Yoga, bahkan sampai menjapa mantra Jambhala sambil berjalan dan sambil tidur, Jambhala menjadi luar biasa sibuk!”

Raja Naga melanjutkan lagi, “Bagaimana kami boleh membiarkan Jambhala bekerja terlalu sibuk? Di langit, Jambhala memang merupakan Dewa Terkaya, tapi di lautan, Raja Naga lah Dewa Terkaya. Jambhala terlalu repot, tapi saya menganggur sekali!”. Tahukah kalian apa yang dikatakan Raja Naga kepada saya? Ia berkata bahwa ia begitu banyak waktu luang sehingga ia menghasilkan waktunya mencabut – cabut rumput laut dan mengait – ngait singa laut, sambil berenang – renang dan meloncat – loncat di lautan. Tak ada yang meminta apa – apa darinya.

Sadhana Raja Naga mempunyai manfaat yang lebih dari sekedar minta hujan. Di masa lampau, banyak bhiksu terkemuka seperti misalnya Bhiksu Xu Yun mengetahui cara – cara untuk meminta hujan. Bahkan dalam Tantrayana, ada ilmu untuk mencapai tujuan tersebut. Bila kalian semua telah belajar sadhana Raja Naga, kalian semua bisa menjadi Guru – Guru Dharma yang hebat karena sewaktu kalian minta hujan, hujan pasti turun. Asalkan para naga datang, maka hujan pasti turun. Namun, sadhana Raja Naga ini bukan hanya sekedar untuk minta hujan. Sadhana ini juga bisa memberi anda rejeki karena Raja Naga adalah Raja Terkaya di Lautan.

Jambhala adalah Dewa Harta terkaya di Langit. Raja Naga adalah dewa harta terkaya di lautan. Sedikit sekali orang yang tahu hal ini. Hari ini, saya memberitahu kalian semua hal ini sehingga kalian mendapatkan cara lain untuk menghasilkan uang………………………baca selengkapnya artikel ini di sini

Begitu yang pernah disampaikan oleh Mahaguru. Sehingga selain memohon rezeki kepada Jambala Kuning, kita juga bisa memohon rezeki kepada Raja Naga.

Setelah melalui 2 upacara memohon rezeki yaitu Upacara Api Homa Jambala Kuning dan Jambala Merah, maka Minggu, 18 Oktober 2015 jam 2 siang, Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Raja Naga. Upacara ini dipimpin oleh V.A Lian Yuan.

VVBS menyelenggarakan berbagai upacara ini bertujuan untuk mendoakan perekonomian Indonesia yang sedang tidak bagus. Selain itu juga Palembang sedang dilanda bencana asap yang setiap hari warga kota Palembang harus menghirup asap akibat kebakaran lahan yang tidak padam – padam dan kemarau panjang. Karena hujan pun tidak kunjung turun, maka VVBS mengadakan Upacara api homa Raja Naga untuk memohon kepada Raja Naga agar dapat menurunkan hujan, sehingga Palembang bisa segera keluar dari bencana asap dan kemarau yang panjang ini.

Minggu ketiga dimana ini merupakan upacara yang ketiga di bulan Oktober 2015 ini. Walaunpun kondisi perekonomian yang sedang sulit, tidak menjadi penghalang untuk umat yang ingin berpartisipasi dalam upacara ini. Mereka tetap seperti biasa ada yang berpartisipasi donatur untuk upacara ini, ada juga yang mendaftar kayu homa serta formulir pemberkahan, dan juga ada yang membeli barang persembahan. Walau kondisi sulit, kita tetap dapat memberikan atau berpartisipasi sesuai dengan kemampuan kita dan ikhlas, para Buddha Bodhisattva pasti akan memberikan cahaya pemberkahan atas pahala yang anda lakukan.

Di ruang bhaktisala altar persembahan homa Raja Naga dan juga pratima Raja Naga yang terlihat sungguh anggun dan berwibawa. Yang membedakan upacara kali ini yaitu di sekeliling altar tersebut terdapat botol – botol kecil mungkin dalam jumlah puluhan botol. Botol itu adalah wu gen shui (無根水) atau air tidak berakar. Air ini V.A Lian Yuan bawa dari Amerika. Air ini berasal dari air hujan yang turun pada saat Festival Bakcang, dimana air ini langsung turun dari langit, dan ditadah tanpa menyentuh tanah atau pun genteng (atap). Air ini sangat bermanfaat, maka V.A Lian Yuan membawanya dari Seattle dan membagi-bagikan kepada umat yang hadir pada saat itu. Sungguh sebuah jodoh yang luar biasa! Umat yang hadir dapat menerima pemberkahan Raja Naga sekaligus mendapatkan air tersebut, dan juga berterima kasih kepada V.A Lian Yuan yang telah membawa air tersebut dari Seattle terbang hingga ke Palembang. (untuk keterangan lebih jelas mengenai air tersebut bisa mendengarkan ceramah Mahaguru atau bertanya kepada para Vajra Acarya, Bhikkhu Lhama, atau Dharmaduta lainnya agar tidak salah dalam menerima informasi).

Upacara dimulai pukul 14.00 WIB, rombongan Acarya dengan diiringi muda – mudi memasuki ruang Bhaktisala. Kemudian Vajra Acarya mempersembahkan dupa diiringi lagu “Pendupaan”. Prosesi tata ritual upacara dari penjemputan Vajra Acarya hingga pelafalan mantra Mahaguru untuk memohon adhistana pemberkahan silsilah, yang membedakannya yaitu dimana setelah pelafalan mantra tersebut, memasuki tahap inti yaitu membentuk mudra yidam, bervisualisasi yidam dan melafalkan mantra yidam.

Untuk visualisasi Raja Naga sebagai berikut 觀想大海上面,萬里無雲晴空,月輪從海上生起虛空。月輪中有一個種子字 密字,密字旋轉化爲龍王。唸 : 嗡。啞吽。梭哈。召請虛空五佛放出光灌頂龍王及眾等。唸灌頂真言三遍嗡 吽針啥啞。龍王升上天祈願龍王速成佛。龍王化爲五方佛加持行者。行者向龍王佛祈願。 Bervisualisasi di atas samudra, langit cerah tak berawan, cakra candra terbit dari permukaan samudra dan di tengahnya terdapat bijaksara “MI”. Bijaksara tersebut berputar, berubah menjadi Raja Naga. Kemudian memanjatkan mantra “Om ah Hum Suo ha” untuk memohon kehadiran Panca Dhyana Buddha. Bervisualisasi Panca Dhyana Buddha hadir di angkasa kemudian memancarkan cahaya dan memberkati Raja Naga serta Sadhaka. Melafalkan mantra abhiseka “Om hum zhen sha ya” kemudian visualisasi Raja Naga terbang ke angkasa dan dan berubah menjadi Panca Dhyana BUddha. Sadhaka mendoakan semoga Raja Naga segera menjadi BUddha, kemudian Panca BUddha memberkati Sadhaka dan Sadhaka dapat membuat permohonan kepada Raja Naga.


mantra Raja Naga : Na mo. San man duo. mu to nan. wa ri la mi.

Vajra Acarya dipersilahkan untuk memberkati sarana puja dan kayu homa, memutar Japamala memberkati, dan melakukan Sima Bhandana pada Tungku Homa dengan Tongkat Vajra, tungku pun dinyalakan. Satu per satu persembahan dimasukkan ke dalam tungku. Selesai mempersembahkan, Vajra Acarya memperagakan mudra tolak bala pemberkahan dan penyeberangan.

Setelah selesai puja api homa, sebelum kembali ke Dharmasana, Vajra Acarya memberkati altar Dirgahayu dan altar Penyeberangan yang digelar, dimana disana telah ada nama – nama donatur dari upacara ini.

Upacara dilanjutkan dengan mantra 8 yidam, puja Amitabha Buddha, penyaluran jasa, mantra Sataksara, Namaksara dan diakhiri dengan Mantra Paripurna. Kemudian Vajra Acarya menyampaikan ceramah Dharma yang bisa temen – temen dengar secara langsung di atas.

Selesai menyampaikan ceramah dharma, Vajra Acarya mewakili Mahaguru untuk memberikan abhiseka sarana dan memberikan abhiseka pemberkahan Raja Naga

Upacara telah berjalan dengan sukses dan sempurna, berkat pancaran cahaya adhistana dari Mahaguru, para Buddha Bodhisattva, Yidam, Dharmapala, serta makhluk suci lainnya.

Terima kasih kepada teman – teman yang telah berpartisipasi dan mendukung seluruh kegiatan ini.
Semoga anda semua selalu diberkati oleh Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva, yidam, para Dharmapala serta Makhluk Suci lainnya.

Om Mani Padme Hum

Informasi terkait :

Untuk download Mantra Raja Naga beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/mantra/mantra-raja-naga/

untuk download sutra Raja Naga beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/sutra/sutra-raja-naga/

Untuk download Mudra Raja Naga, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mudra/

untuk download Dokumen Penyalinan sutra Raja Naga, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/salin-sutra/penyalinan-sutra-raja-naga/

Untuk download Artikel Raja Naga, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/artikel-lain/raja-naga/

Informasi menarik lainnya :
http://www.shenlun.org
http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment