Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha Menyembuhkan Penyakit Nonmedis

Majalah dharma talk edisi Oktober 2015 telah terbit dalam versi electronic dan dapat di baca dan download selengkapnya di : http://www.shenlun.org/dharma-talk/2015/oktober/. Berikut ini salah satu artikel yang berjudul Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha Menyembuhkan Penyakit Nonmedis dari Majalah dharma talk edisi Oktober 2015

Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha Menyembuhkan Penyakit Nonmedis

Nama sansekerta dari Yao shi liu li guang wang Fo sangat panjang, yaitu “Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Tathagata” , Ia adalah Buddha Maharaja Penyembuh, Ksetraparisuddhi-Nya adalah Vaiduryaprabha, sangat indah dan agung.

Dalam Sutra Ikrar Mula Bhaisajyaguru Buddha ada tertulis :

Sang Buddha memberitahu Manjusri : “Di sebelah Timur, melewati Negeri Buddha yang banyaknya bagaikan butiran pasir 10 Sungai Gangga, ada loka bernama Vissudhivaidurya, nama Buddha nya adalah Bhaisajyaguru Vaiduryaprabha Tathagata, yang rela menjalankan karya Kebodhisattvaan, melaksanakan12 ikrar agung, supaya para insan memperoleh apa yang diharapkan.”

Ikrar agung yang ketujuh dari Bhaisajyaguru Buddha :

“Menyembuhkan berbagai penyakit para insan, supaya tenteram jiwa dan raga, merealisasikan Anuttarasamyaksamboddhi.”

Karena memiliki ikrar ini, maka Bhaisajyaguru Buddha mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Pratima Bhaisajyaguru Buddha ada banyak, berdasarkan Kitab Tata Ritual Japa Bhaisajyaguru : “Tangan kiri Sang Tathagata membawa obat, namanya mutiara tak ternilai. Tangan kanan membentuk Mudra Ratna. Tubuh mengenakan kasaya duduk bersila penuh di atas padmasana.”

Di Taiwan sendiri rupang yang biasa terlihat adalah yang membawa mutiara tak ternilai dan stupa panca warna, ada juga yang membawa patra obat. Sadhana yang paling agung dari Bhaisajyaguru Buddha adalah “Sapta Buddha Bhaisajya Panca Mandala Sadhana” , merupakan salah satu dari Empat Mahasadhana Tantra Tiantai, saya sendiri telah menguasai Sadhana Anuttararahasya ini.

Menurut saya, lahir, tua, sakit dan mati adalah hal tak terelakkan dalam kehidupan manusia. Saat ini ilmu pengetahuan semakin maju, ilmu kedokteran juga berkembang, namun rumah sakit tetap penuh, tidak hanya masih banyak yang sakit, bahkan semakin banyak jenis penyakit yang baru, dan semakin banyak penyakit yang tidak bisa ditangani oleh dokter. Ini semua disebabkan oleh jeratan karmavipaka. Di antaranya banyak sekali penyakit nonmedis yang belum terdiagnosa penyebabnya dan banyak dokter tidak sanggup menyembuhkannya.

Demi mengatasi penyakit semacam ini, saya akan mengajari Anda Bhaisajyaguru Abhisekani Dharani Sadhana. Bhaisajyaguru Abhisekani Dharani Sadhana teristimewa untuk menyembuhkan penyakit nonmedis, saya pernah menekuni sadhana ini dan sangat ampuh. Berikut saya babarkan Mahasadhana Tantra ini :

Di altar Buddha di rumah , semayamkan rupang Bhaisajyaguru Buddha, buatlah satu panji sepanjang 49 inci, terbuat dari kain lima warna, diatasnya ditulis : Dongfang Jingliuli Shijie Yaoshi Liuliguang Wang Fo (aksara mandarin : 東方淨琉璃世界藥師琉璃光王佛) , dan letakkan di sebelah kanan Bhaisajyaguru Buddha.

Sebelum menekuni sadhana ini, terlebih dahulu lakukan lepas satwa sebanyak 49 ekor, misalnya 49 ekor burung, atau ikan, atau kura-kura, atau jenis hewan lainnya, jumlahnya 49 ekor. Siapkan 49 lilin, dibagi menjadi 7 baris, nyalakan dihadapan Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha. Persembahkan makanan vegetarian, bernamaskara, mempersembahkan benang panca warna, terlebih dahulu benang ini harus dilewatkan di atas dupa 49 kali baru diletakkan di altar.

Duduk bersila dihadapan Bhaisajyaguru Buddha, membentuk Mudra Bhaisajyagurudharmadhatusamadhi, mudra ini dibentuk dibawah perut. Kemudian bervisualisasi Bhaisajyaguru berdiri dengan agung di hadapan Anda, tangan membawa patra obat atau mutiara tak ternilai, atau stupa ratna pancawarna yang memancarkan sinar lima warna (merah, kuning, putih, biru dan hijau) , masing-masing sinar memancar ke arah benang panca warna, bisa memvisualisasikannya satu persatu menyorot ke arah benang. Visualisasinya harus jelas dan mendetail.

Sampai visualisasi jelas, baru ambil benang panca warna, japakan Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha Abhisekani Dharani (Yaoshi Guanding Zhenyan) 49 kali, tiap selesai satu kali penjapaan buatlah satu simpul, sampai berjumlah 49 simpul.

Namo Bojiefadi Bisashe ~ Jilu biliuli ~ Bolapo ~ Helashiye ~ Datuojieduoye

~ Alahedi ~ Sanmiaosanboduoye ~ Dazhita ~ Om. Bisashe. Bisashe. Bisashe.

Sanmojiedi. Suoha (pinyin)

(Pelafalan biasa : Namo Po cie fa ti Pi sa she. Ci lu pi liu li. Po la pho. He la se ye. Ta thuo cie tuo ye. A la he ti. San miao san po tuo ye. Ta Ce Tha. Om. Pi Sa She. Pi Sha She. Pi Sha She. San Mo Cie Ti. Suoha.)

Selesai melakukan ritual ini, kenakan benang panca warna ini pada si sakit, di tangan, kaki, atau bagian yang lain. Dibawa kemanapun oleh si sakit seperti layaknya membawa fu.

Setiap hari di hadapan Bhaisayaguru Buddha melafal Sutra Jasa Kebajikan Ikrar Mula Bhaisajyaguru Buddha , satu kali atau tiga kali setiap hari berturut turut sampai 49 hari. Segala penyakit maupun karma buruk akan sirna. Begitu ritual ini dilaksanakan, maka kebijaksanaan dan usia pasti bertambah, terhindar dari kematian sebelum waktunya, jiwa dan raga memperoleh ketenangan, dan segala macam penyakit nonmedis tersingkirkan.

Selain itu, karena 12 Ikrar agung Nya, Bhaisajyaguru Buddha bermanifestasi menjadi 12 Dewa Karman, nama lainnya adalah Bhaisajyaguru Dwidasa Devapati, merupakan Dewa Pelindung 12 masa pada siang dan malam, kepalanya mengenakan mahkota 12 cabang bumi. Dwidasa Devapati ini mengelilingi Bhaisajyaguru Buddha di 12 penjuru. Pengiring dari Bhaisajyaguru Buddha adalah Candraprabha Bodhisattva dan Suryaprabha Bodhisattva, saat pengundangan juga harus melafalkan nama agung Dua Bodhisattva ini.

Saya sendiri pernah menggunakan sadhana ini untuk menyembuhkan penyakit nonmedis dari beberapa umat dan ternyata berhasil, selain itu bila mengonsumsi resep dokter, persembahkanlah obat-obatan tersebut dihadapan Bhaisajyaguru Buddha, sadhana yang dilakukan juga sama, yaitu visualisasikan cahaya panca warna menyinari obat tersebut.

Di dunia ini, meskipun kedokteran telah maju dan dokter semakin banyak, namun umat manusia masih saja berada dalam kekuasaan mara penyakit, bila ada penyakit karma, penyakit yang disebabkan oleh yang tak berwujud, penyakit nonmedis atau yang tidak bisa disembuhkan, yang tidak terdiagnosa, maka dengan mohonlah dengan tulus kepada Bhaisajyaguru Buddha ! Yang terutama dari sadhana ini adalah :

Visualisasi cahaya pancawarna menyinari.
Aku telah mengunjungi Lazuardi sebelah Timur
Ajaran Tantra melenyapkan kegelapan
Nama Bhaisajyaguru melindungi vihara
Kehadiran Sadhana ini dibutuhkan oleh para insan

Dalam majalah dharma talk ini berisi penjelasan mengenai:

    • * Catur Prayoga & Sad-Prayoga – Dalam Sadhana Tantra Zhenfo diajarkan Sadhana Catur-prayoga (Si-jia-xing Fa), antara lain : Mahanamaskara, Mahapujana, Catur-sarana dan Sadhana Vajrasattva.
    • * Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha Menyembuhkan Penyakit Nonmedis – “Menyembuhkan berbagai penyakit para insan, supaya tenteram jiwa dan raga, merealisasikan Anuttarasamyaksamboddhi.”
    • * Wanita Dalam Kubur – Tanpa disengaja, Chen De beranjali, “Kelak saya menikah, alangkah bahagianya kalau dapat memperistri seorang wanita secantik yang di dalam kuburan ini.”
    • * Demikian Sabda Raja Brahma – “Fokus pada surgawi, maka mengabaikan duniawi. Orang suci yang mahabijak itu selalu bodoh dalam hal-hal sepele kehidupan.”
    • * Pasca Trauma – Saya tentu saja membimbing umat manusia untuk menyembuhkan trauma, melupakan trauma, memahami trauma, meletakkan trauma.
    • * Pengulasan Tata Ritual Tantra Lengkap Dan Mendetail: Bagian 23~25: Keluar Dari Samadhi, Mengadhistana dengan Mantra Lainnya & Adhistana Menggunakan Vajra dan Gantha – Kita telah memasuki Samadhi, usai memasuki Samadhi kita keluar dari Samadhi, begitu hendak keluar dari Samadhi, yidam mengecil, kebetulan ini berbalikan dengan visualisasi ‘Memasuki Aku’, yidam mengecil duduk di padmasana cakra-anahata, kemudian yidam berubah menjadi titik sinar.
    • *【釋經文】復次……皆悉念佛。念法。念僧。

Terima Kasih atas dukungan dan doanya.
=======================================================================================================

Bagi temen temen sedharma yang ingin mendapatkan hard copy majalah dharma talk dapat mengisi formulir berlangganan majalah dharma talk yang dapat di http://www.shenlun.org/dharma-talk

Bagi temen temen sedharma yang berminat menjadi donatur dharma talk , dapat  mengisi formulir donatur dharma talk yang dapat di peroleh di sini dan mengirimkan kembali ke redaksi Dharma Talk melalui email, post atau fax vihara.

Majalah Dharma talk juga menerima :

      • * Pemasangan kolum sutra atau mantra -Untuk informasi lebih lanjut mengenai setting, ukuran, tipe kolom mantra dan sutra dapat menghubungi redaksi melalui email di dharma.talk@shenlun.org atau contactus@shenlun.org untuk keterangan lebih lanjut
      • * Pemasangan iklan. Iklan yang terpasang di dalam Majalah Talk akan di baca dan di lihat hampir semua umat zhen fo zong dan orang yang berjodoh di seluruh Indonesia, karena majalah ini di bagi bagikan ke berbagai wilayah indonesia dan beberapa kota di negara Malaysia.

Selain dari beberapa cara yang telah di jelaskan di atas, Majalah dharma talk juga membuka cara lain bagi temen temen yang berminat untuk membantu upaya redaksi melakukan penyampaian dharma dengan:

      • * Berpartisipasi dalam tim Dharma Talk
      • * Mengirimkan cerita pengalaman kontak batin yang di alami
      • * Mengirimkan cerita yang mengandung Dharma yang berkesan
      • * Mengirimkan Foto/Gambar unik yang berhubungan dengan Budha Dharma

Redaksi Majalah Dharma Talk
Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya (聖輪雷藏寺)
Jalan sayangan Lrg. Rumah Kuning Lama No. 619 Palembang
Telp. (0711) 350 798 Fax. (0711) 320 124
Email: contactus@shenlun.org
Website: http://www.shenlun.org
Blog : http://blog.shenlun.org
Facebook: http://www.facebook.com/ViharaVajraBhumiSriwijaya
Youtube: http://www.youtube.com/j1ngen

Leave a comment

Your comment