Liputan dan Dokumentasi Upacara Pertobatan Kaisar Liang 18-23 Juli 2017 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Liputan dan Dokumentasi Upacara Pertobatan Kaisar Liang 18-23 Juli 2017 di VVBS Palembang :

Liputannya adalah sebagai berikut :

Memasuki Bulan Ulambana, Dari Tanggal 18-23 Juli 2017 Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan upacara Pertobatan Kaisar Liang dan Ulkamukhayoga Ksitigarbha.

Upacara ini dipimpin oleh V.A Lian Yuan, didampingi oleh Vajra Acarya Lian Pu, dan para Bhikkhu Lhama (Bhikkhu Lhama Lian xia, Bhikkhu Lhama Lian Zui dan Bhikkhu Lhama Lian Ting).

Upacara ini merupakan agenda tetap dalam kegiatan Dharma dari Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya saat memasuki bulan Ulambana. Selain Pertobatan Kaisar Liang, Pertobatan 3000 Buddha termasuk salah satu kegiatan Dharma dari Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya.

Sejarah terbentuknya Kitab Pertobatan Kaisar Liang adalah : Kaisar Liang Wu Ti adalah kaisar Dinasti Liang yang memerintah antara tahun 502 – 547. Pada usia 30 tahun Sang permaisuri wafat. Meskipun telah meninggal beberapa bulan, sang Kaisar masih bermuram durja saja baik siang maupun malam. Pada suatu hari, saat sedang di kamar tidur, ia mendengar ada suara berisik di luar. Begitu melihat ada seekor ular besar sedang bertengger di ruang utama. Sambil menyeringai, ular ini mengerdip – ngerdipkan mata kepada sang Kaisar. Kaisar menjadi ketakutan dan mau menyelamatkan diri tapi tidak ada jalan keluar. Akhirnya memberanikan diri berseru kepada ular, “Istana Kaisar dijaga ketat bukan tempat tinggal bagi ular seperti anda. Anda pasti siluman, apakah ingin mencelakai saya?” Si ular menjawab dengan suara manusia, “ Saya adalah permaisuri anda, karena semasa hidup suka iri hati, bersifat kejam, bila marah, baik benda mati maupun hidup tidak luput dari kemarahan saya. Setelah meninggal, karena dosa – dosa ini terlahir sebagai ular. Tiada makan dan minum, tiada lubang tempat berteduh, hidup serba kekurangan, tidak berdaya. Ditambah lagi setiap sisik saya tumbuh banyak ulat sehingga daging, otot digigit bagai diiris sebuah pisau. Karena terlahir sebagai ular besar dan memiliki kemampuan khusus sehingga dapat menerobos penjagaan ketat istana. Karena mengetahui bahwa Kaisar sangat menyayangiku, maka dari itu saya menampakkan diri yang buruk rupa ini dihadapan Kaisar dan memohon agar Kaisar dapat menyelamatkan saya. “ Setelah itu ular besar itupun menghilang………. (baca selengkapnya di sini)

Dari tanggal 18 – 22 Juli 2017 Pertobatan kali ini 10 BAb dibagi menjadi 5 hari, dimana 1 hari dilaksanakan 1 bab, dan ada 1 hari dilaksanakan 3 bab. Upacara ini sangatlah sakral, di setiap bab sutra pertobatan Kaisar Liang ini menceritakan beraneka ragam dharma, khususnya yaitu sebab dan akibat. Setiap memulai pertobatan (setiap bab) selalu melantunkan gatha persembahan, dan persembahannya beraneka ragam dimulai dari dupa, bunga, pelita, air, buah – buahan, batu permata, dsb.

Sebagai penutup dari Upacara Pertobatan Kaisar Liang, tanggal 23 Juli 2017 Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya mengadakan upacara penyeberangan Ulkamukhayoga Ksitigarbha. Yidam dari upacara penyeberangan Ulkamukhayoga ini adalah Ksitigarbha Bodhisattva. Tujuan utama dari Penyeberangan Ulkamukhayoga, yaitu untuk menolong makhluk – makhluk yang terlahir di alam samsara (alam neraka dan alam preta/setan kelaparan). Inti dari ritual Penyeberangan Ulkamukhayoga adalah kita bervisualisasi menyatu dengan Ksitigarbha Bodhisattva dan kita belajar dari ikrar Ksitigarbha Bodhisattva yaitu menolong semua makhluk agar dapat terbebas dari penderitaan neraka baru menjadi Buddha.

Di dalam tantrayana zhenfo zong, upacara ulkamukhayoga ini sangatlah khusus, karena Mahaguru pernah mendapatkan bendera suci dari Ksitigarbha yaitu bendera 7 bintang. Apabila para arwah yang terkena pancaran cahaya dari Bendera 7 Bintang Ksitigarbha ini, maka para arwah tersebut dapat terlahir di tanah suci Buddha.

Dalam upacara pertobatan maupun upacara penyeberangan, banyak umat yang mendaftarkan nama – nama leluhur, arwah penagih hutang, arwah penjerat, arwah janin serta arwah penunggu rumah di formulir pendaftaran dan di ling pai (panel arwah). Selain itu juga umat ada memberikan persembahan 7 jenis kertas mulia (Qi Fo Jin) yang diajarkan oleh Mahaguru, teratai maupun kertas sembayang lainnya dan juga tidak ketinggalan kotak leluhur yang isinya kertas sembayang, baju dan sepatu untuk arwah, uang arwah, Qi fo jin, dll.
Selain itu juga ada juga umat yang mempersembahkan kapal yang dihiasi dengan bijaksara dan mantra, yang berfungsi sebagai bahtera untuk membawa arwah – arwah yang didaftarkan maupun yang tidak terdaftar agar bisa terseberangkan ke tanah suci Buddha.

Upacara Pertobatan Raja Liang dan Ulkamukhayoga Ksitigarbha berjalan dengan sukses dan sempurna.

Seluruh kegiatan dan upacara telah selesai dengan sukses dan sempurna berkat pancaran cahaya adhistana dari Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva. Terima kasih kepada teman – teman yang telah berpartisipasi dan mendukung seluruh kegiatan ini.

Semoga anda semua selalu diberkati oleh Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva, para Dharmapala serta Makhluk Suci lainnya.

Om Mani Padme Hum

Informasi terkait :

Untuk download Tata ritual sadhana Ksitigarbha Bodhisattva silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/liturgi/tata-ritual-sadhana-ksitigarbha-bodhisattva/

Untuk download Sutra Ksitigarbha bab awal sampai bab akhir beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/sutra/

Untuk download Penyalinan Sutra Ksitigarbha bab awal sampai bab akhir, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/penyalinan-sutra/

Untuk download Mantra Ksitigarbha beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/mantra/mantra-ksitigarbha/

Untuk download Mudra Ksitigarbha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mudra/

Untuk download Screen Saver Ksitigarbha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/multimedia/gratis-screen-saver-ksitigarbha/

Untuk download music mantra dan lagu Buddhist silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/gallery/musik/

Informasi lainnya :
http://www.shenlun.org
http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment