Liputan dan Dokumentasi Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Usnisa Vijaya Bhagawati 20 Agustus 2017 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Upacara Api Homa Usnisa Vijaya Bhagawati 20 Agustus 2017 :

Liputannya adalah sebagai berikut :

Tanggal 20 Agustus 2017, Vihara Vajra Bhumi menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Usnisa Vijaya Bhagawati (南無尊勝佛母息災,祈福,超度護摩火供大法會). Upacara dipimpin oleh Vajra Acharya Lian Yuan dan didampingi oleh Vajra Acarya Lian Pu, Bhikkhu Lhama Lian Xia dan Bhikkhu LHama Lian Zui.

Sekilas mengenai Usnisa Vijaya Bhagawati yang ada di TBSN :

【 Mantra Hati Usnisavijaya Bhagavati 】: “Om. Pulong. Suoha. Om. Amida. Ayula. Dadie. Suoha.”

【 Mengenal Pratima Usnisavijaya Bhagavati 】

Usnisavijaya Bhagavati ( Zunsheng Fomu /尊勝佛母 ) memiliki tiga muka dan delapan lengan, pada tiap wajah terdapat tiga mata, wajah bagian tengah adalah Usnisavijaya Bhagavati, berwarna putih berparas damai penuh keagungan ; Wajah sebelah kanan adalah Avalokitesvara Bodhisattva, berwarna kuning, tertawa penuh sukacita ; Wajah sebelah kiri adalah Vajrapani Bodhisattva, berwarna biru, berparas krodha.

Tubuh Usnisavijaya Bhagavati bagaikan bulan purnama, berwarna putih terang, berparas gadis cantik, duduk di atas cakra candra padmasana, mengenakan jubah surgawi, untaian bunga, mahkota ratna, dan untaian perhiasan, agung penuh kewelasan, memancarkan sinar putih yang tak terhingga banyaknya.

Dharmayudham yang dibawa antara lain : tangan kanan pertama memegang visvavajra di depan dada, tangan kedua menopang Amitabha Buddha yang duduk di atas padmasana, tangan ketiga memegang anak panah, tangan keempat membentuk Mudra Varada di depan lutut kanan. Tangan kiri pertama membentuk mudra krodha memegang pasa, tangan kedua membentuk Mudra Abhaya, tangan ketiga memegang busur, tangan keempat membentuk Mudra Dhyana menopang amrta kalasa.

Usnisavijaya Bhagavati merupakan emanasi dari usnisa ( puncak kepala ) tertinggi dari Shakyamuni Buddha, juga merupakan tubuh, ucapan dan pikiran dari Shakyamuni Buddha. Usnisavijaya Bhagavati adalah perpaduan sinar tak terhingga, Prajna tak terhingga, dan usnisa tak terhingga dari Shakyamuni Buddha, disebut juga sebagai Buddhosnisavijaya Bhagavati.

Usnisa Anuttara dari Shakyamuni Buddha merupakan Prajna dari Mahavairocana Tathagata, sekaligus merupakan sinar tak terhingga dari Amitabha Buddha, merepresentasikan Anuttaraprajna dari Tathagata merupakan sunya dan ketiadaan………………. selengkapnya bisa baca di TBSN

Sekilas mengenai “Asal Mula Dan Pahala Dari Kekuatan Tathagata Usnishavijaya Dharani” yang ada di website VVBS :

Di antara beraneka ragam ilmu Tantra dalam Tantrayana terdapat sebuah mantra yang sangat luar biasa. Kekuatannya sungguh tak tertandingi. Mantra itu yaitu, “Tathagata Usnishavijaya Dharani”. Kita menyebutnya sebagai “Mantra Usnishavijaya”.

Jalan pembinaan diri saya dimulai dari dasar, diawali dari penjapaan Mantra Hati Padma Kumara. Inilah dasar dari sebuah pewarisan, tanpa adanya akar dari pewarisan, akan sulit diperoleh keberhasilan. Mantra bagi pemula memang Mantra Hati Padmakumara, tetapi untuk tingkat lanjutan adalah Mantra Usnishavijaya.

Banyak kitab-kitab yang berhubungan dengan Mantra Usnishavijaya, di antaranya adalah kitab Tripitaka (大藏經) yang tersirat dalam Bab Ajaran Tantra.

Pahala yang luar biasa dari Tathagata Usnishavijaya Dharani

Pahala yang luar biasa dari Tathagata Usnishavijaya Dharani tidak bisa hanya diungkapkan dengan kata-kata. Tetapi intinya dapat dijelaskan sebagai berikut:…………………..selengkapnya baca di website VVBS

Hari Minggu, Pukul 2 siang, ruang bhaktisala telah dipadati oleh umat, terlihat di mandala Usnisa Vijaya Bhagawati terdapat lebih dari 1 pagoda Tathagatha mengelilingi pratima Bhagawati.

Upacara dimulai pada pukul 2 siang. Upacara diawali dengan menjemput rombongan Vajra Acarya dengan diiringi oleh Mantra Padmakumara. Setibanya rombongan Vajra Acarya di ruangan Bhaktisala, mempersilahkan Vajra Acharya untuk mempersembahkan dupa, bernamaskara, dan mempersilahkan Vajra Acarya, Bhikkhu Lhama dan umat yang hadir untuk duduk.

Tata ritual upacara berjalan seperti biasanya dari mantra pembersihan hingga memohon adhistana Mahaguru dengan melafalkan Mantra Padmakumara. Memasuki tahap inti, melakukan visualisasi Usnisha Vijaya Bhagawati.

Bervisualisasi diatas samudera, langit cerah tanpa awan. Cakracandra berwarna biru muncul ke permukaan laut,ditengahnya terdapat bijaksara BHRUM putih,memancarkan cahaya putih. Bervisualisasi bijaksara berputar berubah menjadi Visvavajra,bagian tengah Visvavajra terdapat bijaksara BHRUM. Bijaksara tersebut memancarkan cahaya kearah sadhaka,berubah menjadi Usnisavijaya Bhagavati.Bhagavati bermuka 3 dan berlengan 8, tiap muka terdapat 3 mata, muka bagian tengah berwarna putih dengan wajah damai adalah Usnisavijaya Bhagavati, muka bagian kanan tersenyum dan berwarna kuning adalah Avalokitesvara Bodhisattva.Muka bagian kiri krodha berwarna biru adalah Vajrapani Bodhisattva.Tubuh Bhagavati putih bagaikan purnama, berwajah muda dan ayu, duduk dengan agung diatas padmasana cakracandra, mengenakan jubah surgawi, hiasan kepala, mahkota ratna,dan berbagai perhiasan. Memancarkan keagungan kasih sayang dan sinar putih suci yang tak terhingga.

Dari dahi Usnisavijaya Bhagavati memancarkan seberkas cahaya putih menyinari dahi sadhaka, dari tenggorokan Bhagavati memancarkan seberkas cahaya merah menyinari tenggorokan sadhaka, dari ulu hati Bhagavati memancarkan seberkas cahaya biru ke ulu hati sadhaka. Ketiga cahaya melebur dalam jasmani dan batin sadhaka. Sekejap sadhaka berubah menjadi Usnisavijaya Bhagavati.

Setelah selesai bervisualisasi maka membaca mantra Usnisa Vijaya Bhagawati yaitu ” Om Brum Suo Ha, Om A Mi Ta, A Yi La, Da De, Suo Ha”. sebanyak 21 kali.

Lalu Vajra Acharya memutar japamala untuk memberkati, kemudian menuju ke altar puja api homa, dengan diiringi mantra “Om Bie Ca Ha Sa” Vajra Acarya memberkati kayu homa dan persembahana homa, dilanjutkan dengan melakukan Sima Bhandana pada tungku homa dan menyalakan tungku homa.

Setelah selesai melakukan puja api homa, Vajra Acarya memberkati altar Yan Sheng Wei dan Wang Sheng Wei. Dilanjutkan dengan mantra 8 yidam hingga mantra Paripurna. Upacara selesai.

Setelah selesai membabarkan ceramah, Vajra Acarya mewakili Mahaguru memberikan Abhiseka sarana dan Abhiseka pemberkahan Usnisa Vijaya Bhagawati kepada umat.

Upacara berjalan dengan sukses dan sempurna, Terima kasih kepada temen – temen sedharma yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya upacara ini. Semoga anda semua selalu diberkati oleh Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva.

Semoga Maha Guru selalu memutar roda dharma.

Informasi menarik lainnya :
http://www.shenlun.org
http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment