Rahasia terbesar terletak pada “Hati Tathagata”

Majalah dharma talk edisi April 2010 telah terbit dalam versi electronic dan dapat di baca dan download selengkapnya di : http://www.shenlun.org/dharma-talk/2010/april/
Berikut ini salah satu artikel dari dharma talk edisi April 2010 yang berjudul Rahasia terbesar terletak pada “Hati Tathagata”

Rahasia Terbesar Terletak Pada “Hati Tathagata”
Seseorang pernah bertanya pada saya, “Anda melihat Buddha dan Bodhisattva, namun, saya bingung, sebenarnya apa wujud dari Buddha dan Bodhisattva, seperti bentuk pratima di vihara, seperti wujud manusia, atau hanya seberkas cahaya saja?”

Saya terbahak-bahak, tidak menjawab.

Seseorang pernah bertanya pada saya, “Anda mendengar Buddha dan Bodhisattva bicara pada Anda, namun, saya bingung, sebenarnya bagaimana Buddha dan Bodhisattva bicara pada Anda, apakah memakai Bahasa Hindustan, Bahasa India, Bahasa Pali, Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, atau Bahasa Taiwan? Saya sungguh tidak mengerti.”

Saya terbahak-bahak, tidak menjawab.

Seseorang pernah bertanya pada saya, “Anda mengatakan bahwa Anda tahu Buddha dan Bodhisattva telah datang; Anda tahu Vajra Dharmapala telah datang; Anda tahu Dakini dan para dewa telah datang; Anda tahu makhluk halus telah datang. Bagaimana Anda membedakan yang datang adalah Buddha, Bodhisattva, Vajra, Dharmapala, Dakini, para dewa, atau makhluk halus?”

Saya terbahak-bahak, tidak menjawab.

Di sini, saya ceritakan satu kejadian:
Saya pergi ke rumah seorang siswa, begitu ke altar mandala rumahnya, “Yaochi Jinmu” di dalam altar berkata pada saya, “Ibunda siswa ini pasti akan meninggal dunia dalam tahun ini, Anda harus menjemput dan menuntunnya ke alam suci!”

Saya jawab, “Baiklah!”
Siswa itu mentraktir saya hidangan yang sangat mewah di rumahnya, namun, saya kurang berselera. Saya melihat ibunda siswa saya, tubuhnya sangat sehat, ia naik turun tangga dengan gesitnya.

Saya terus berpikir, bagaimana menyampaikan hal ini pada siswa saya ini tanpa membuatnya tersinggung, karena saya tidak ingin langsung memutuskan hidup dan matinya seseorang.

Saya berkata, “Hidup dan mati sudah ditakdirkan, kejayaan sudah diatur langit.”

Siswa saya mendengarkannya.

Saya berkata, “Ibu Anda akhir-akhir ini ada satu masalah, Jinmu memberikan titah pada saya agar saya membantunya.”

Siswa saya menjawab, “Ya, ya.”

Tentu saja, ibunda siswa saya ini tak lama kemudian, tergelincir saat berjalan, tulang duduk patah semua, tak sampai beberapa hari, memasuki kondisi koma yang dalam, selanjutnya meninggal dunia.

Begitu saya tahu kejadian ini, di dalam samadhi, saya pun menjemput ibunda siswa saya terlahir ke “Mahapadminiloka”.

Di dalam kisah singkat ini, ada tiga pertanyaan:
1. “Yaochi Jinmu menampakkan wujud apa?”
2. “Yaochi Jinmu bicara bahasa apa?”
3. “Di dalam altar mandala banyak Buddha dan Bodhisattva, bagaimana tahu itu ucapan Yaochi Jinmu?”

Ketiga pertanyaan ini kurang lebih sama dengan ketiga kebingungan yang di awal, saya asosiasikan dengan sebuah kalimat pendek:

Yang keluar dari keran pasti “air”.
Yang keluar dari mancis pasti “api”.

Ketika seseorang mendekati saya, saya bisa merasakan lubuk hatinya penuh dengan sukacita, atau kesedihan yang sangat mendalam, saya bisa tahu sifatnya ekstrovert atau introvert.

“Bahasa” hanya semacam suara, suara ini ada rahasianya, Sang Buddha berceramah Dharma, satu suara bisa berkembang menjadi puluhan ribu Dharma, apa yang dipahami oleh setiap Bodhisattva yang mendengarkan Dharma berbeda-beda.

Mengapa saya hanya menggunakan pikiran tanpa mengeluarkan suara, lantas Buddha dan Bodhisattva pun mengetahui pikiran saya?

Begitu banyak siswa duduk di depan Dharmasana saya, bagaimana pula saya tahu pikiran setiap siswa?

Saya sungguh tidak dapat membocorkan apa-apa. Sebab ada perbedaan yang mencolok antara mata jasmani manusia atau indera pendengaran manusia atau kemampuan membedakan hal ikhwal dan indera atau pengetahuan Buddha dan Bodhisattva.

Misalnya: Buddha mempunyai “mata fi sik”, “mata langit”, “mata Dharma”, “mata kebijaksanaan”, “mata Buddha”, dan apa yang saya miliki tidak dapat diukur oleh mata manusia.

Kemampuan pendengaran saya tidak dapat diukur oleh telinga manusia.

Kemampuan membedakan saya tidak dapat diukur oleh kemampuan membedakan manusia.

Sekalipun Anda adalah Bodhisattva bhumi pertama, bagaimana pula dapat mengukur saya “Living Buddha Lian Sheng Sheng-yen Lu”!

Terus terang saya katakan pada Anda, rahasia saya yang terbesar terletak pada “hati Tathagata”, ini sama sekali tidak dapat dibayangkan oleh manusia biasa.

Dalam majalah dharma talk ini juga berisi penjelasan mengenai:

  • * Kisah pertemuan dengan Master Ching-chen di Gunung Lien-Tou
  • * Dharmaraja Lian-Sheng tahun baru hari pertama memberi restu pada umat Zhenfo semoga sehat selalu, berkah berlimaph dan mencapai keBuddhaan dalam melatih diri
  • * Dharmaraja Zhen-Fo Zong Maha Guru Living Buddha Lian-Sheng memimpin Homa Tathagata Bhaisajyaguru di Rainbow Temple, usai homa, Dharmaraja lewat kebijaksanaan Buddha yang sangat luar biasa berceramah bahwa sensasi homa kali ini terasa teduh, kontak batin sangat bagus, di alam suci Tathagata Bhaisajyaguru dalam Eksoterik disebut Dunia Vaidurya, sedangkan alam suci Tathagata Aksobya adalah Dunia Prasada, Maha Guru menunjukkan bahwa keduanya adalah sama, hanya namanya saja yang beda.
  • * Rahasia terbesar terletak pada “Hati Tathagata”. “bahasa” hanya semacam suara, suara ini ada rahasinya, Sang Buddha berceramah Dharma, satu suara bisa berkembang menjadi puluhan ribu Dharma, apa yang dipahami oleh setiap Bodhisattva yang mendengarkan Dharma berbeda – beda.
  • * Dharmaraja Maha Guru Living Buddha Lian-Sheng lanjut menerangkan Sutra Altar Patriak VI
  • * Hujan Seattle
  • * Maha Guru memimpin Upacara Homa Bodhisattva Avalokitesvara Sahasrabhujanetra di Rainbow Temple
  • * Pemberitahuan penting True Buddha Foundation mengenai Acarya dan Dharmacarya Upasaka/sika dalam memimpin Upacara apapun
  • * Kisah seorang siswa bermarga Han yang mengaku memiliki mata batin, mampu melihat kehidupan lampau dan melakukan penjelajahan spiritual datang kepada Maha Guru meminta mengesahkan pencerahannya.
  • * Zhen-Fo Zong aliran yang mengajarkan pencerahan
  • * Segala 84000 Dharma, ujung – ujung kembali kepada menyaksikan Buddhata!
  • * Budi baik antara Guru dan murid melampaui ruang dan waktu, benar – benar di perlihatkan.
  • * Dharmaraja Maha Guru Living memimpin Upacara Homa Bodhisattva Ksitigarbha di Rainbow Temple. Mahaguru berceramah Bodhisattva Ksitigarbha tidak hanya penguasa akhirat, tetapi menguasai seluruh insan di enam alam tumimbal lagir, memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan terhormat, Dharmabala-Nya dapat menghancurkan neraka, di dalam Kitab Sutra juga disebutkan, Buddha Sakyamuni di Surga Trayastrimsa memuji Bodhisattva Ksitigarbha, dan mempercayakan dewa, manusia, dan makhluk di akhirat kepada Ksitigarbha.
  • * Keberatan dengan Homa (Puja Api)?

==================================================================

Bagi temen temen sedharma yang ingin mendapatkan hard copy majalah dharma talk dapat mengisi formulir berlangganan majalah dharma talk yang dapat di http://www.shenlun.org/dharma-talk

Bagi temen temen sedharma yang berminat menjadi donatur dharma talk , dapat  mengisi formulir donatur dharma talk yang dapat di peroleh di sini dan mengirimkan kembali ke redaksi Dharma Talk melalui email, post atau fax vihara.

Majalah Dharma talk juga menerima :

  • Pemasangan kolum sutra atau mantra -Untuk informasi lebih lanjut mengenai setting, ukuran, tipe kolom mantra dan sutra dapat menghubungi redaksi melalui email di dharma.talk@shenlun.org atau contactus@shenlun.org untuk keterangan lebih lanjut
  • Pemasangan iklan. Iklan yang terpasang di dalam Majalah Talk akan di baca dan di lihat hampir semua umat zhen fo zong dan orang yang berjodoh di seluruh Indonesia, karena majalah ini di bagi bagikan ke berbagai wilayah indonesia dan beberapa kota di negara Malaysia.

Selain dari beberapa cara yang telah di jelaskan di atas, Majalah dharma talk juga membuka cara lain bagi temen temen yang berminat untuk membantu upaya redaksi melakukan penyampaian dharma dengan:

  • Berpartisipasi dalam tim Dharma Talk
  • Mengirimkan cerita pengalaman kontak batin yang di alami
  • Mengirimkan cerita yang mengandung Dharma yang berkesan
  • Mengirimkan Foto/Gambar unik yang berhubungan dengan Budha Dharma

Redaksi Majalah Dharma Talk
Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya (聖輪雷藏寺)
Jalan sayangan Lrg. Rumah Kuning Lama No. 619 Palembang
Telp. (0711) 350 798 Fax. (0711) 320 124
Email: contactus@shenlun.org
Website: http://www.shenlun.org
Blog : http://blog.shenlun.org
Facebook: http://www.facebook.com/ViharaVajraBhumiSriwijaya
Youtube: http://www.youtube.com/j1ngen

Leave a comment

Your comment