Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Maha Cundi 25 April 2013 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Maha Cundi Bodhisattva :

Liputannya adalah sebagai berikut :

Dalam rangka hari suci Maha Cundi Bodhisattva yang jatuh pada Kamis, 25 April 2013 (bulan 3 tanggal 16 penanggalam Imlek), Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan penyeberangan Maha Cundi Bodhisattva (南無準提佛母息災祈福超度護摩火供大法會). Upacara ini dipimpin oleh V.A Lian Yuan.

Dalam upacara ini terdapat pemberkahan (Chi fu / 祈福) dan penyeberangan (Chaotu / 超度). Jadi, formulir pendaftaran yang digunakan adalah Formulir pemberkahan, formulir penyeberangan serta kayu homa. Temen – temen yang telah partisipasi melalui email semuanya telah di proses. Suasana saat menjelang pukul 7 malam, semua umat seperti biasa sedang sibuk menulis kayu homa dan formulir, ada juga yang sedang membeli persembahan. Di ruang bhaktisala terlihat persembahan yang banyak diletakkan di altar Mandala, dan juga terdapat kue ulang tahun yang besar. Bahan persembahan homaSaat melihat persembahan homa, disana ada yang menarik perhatian yaitu sebuah kue ulang tahun kecil. Ternyata kue tersebut akan dipersembahkan masuk ke dalam api homa.

Pukul 7.30 WIB upacara akan di mulai. Muda mudi yang telah mengenakan jubah dharma telah siap untuk menjemput Vajra Acarya. Dengan diiringi mantra hati Padmakumara (Om Gu Lu Lian Sheng Xi Di Hum) mereka berjalan dengan anggun dan wibawa untuk menjemput Vajra Acarya untuk menuju ruangan Bhaktisala.

Sesampainya Vajra Acarya di ruang Bhaktisala, lantunan lagu pendupaan mengiringi Vajra Acarya mempersembahkan dupa. Dilanjutkan dengan melantunkan lagu Luxiangzan dan qing jing zan. Kemudian mempersilahkan Vajra Acarya duduk, dilanjutkan dengan Bhikkhu Lhama membacakan naskah doa. Setelah selesai membacakan naskah doa, Vajra Acarya Lian Yuan memberkati naskah doa dan formulir pemberkahan beserta kertas sembayang lainnya. Dilanjutkan dengan memasuki tata ritual upacara.

aksara

Visualisasi Maha Cundi yaitu Di atas samudera, langit cerah tak berawan, cakra chandra terbit dari permukaan samudera, di tengah cakra chandra terdapat bijaksara ZHUN berwarna putih, memancarkan cahaya kuning muda. Bijaksara ZHUN yang berada di tengah cakra chandra berputar, berubah menjadi Cundi Bhagawati yang berwarna kuning muda, Beliau adalah sesosok Maha Bhagawati yang bermata tiga dan berlengan delapan belas, mengenakan mahkota ratna yang bertahtakan sesosok nirmanakaya Buddha. Lengan Bhagawati mengenakan barang berharga, jubah surgawi berwarna putih. Delapan belas lengan-Nya memegang beragam Dharmayudam, dari sebelah kanan gambar ke bawah searah jarum jam adalah RATNA-KETU, PADMA, KENDI, TALI, CAKRA, KEONG, RATNA-KUNDIKA, KOTAK PRAJNA, RATNA-MALA, MUDRA AKAR, VAJRA, KAIL, KAPAK, BUAH SURGAWI, JAPAMALA, PEDANG PRAJNA, MUDRA ABHAYA, Mudra Akar dibentuk dengan kedua tangan-Nya, jumlah keseluruhan adalah 18 tangan. Tubuh Cundi Bhagawati berwarna kuning muda, bermata 3 dan berlengan 18, mengenakan mahkota ratna yang bertahtakan nirmanakaya Buddha, muncul dan menetap dengan anggun di angkasa di hadapan sadhaka. Bervisualisasi dari mata langit Cundi Bhagawati memancarkan seberkas cahaya putih yang amat tajam mengabhiseka ubun-ubun kepala sadhaka, sehingga sekujur tubuh sadhaka menjadi putih bersih dan murni. Kembali bervisualisasi dengan berulang-ulang, bahwa dari mata ketiga Maha Cundi memancarkan seberkas cahaya yang amat tajam pada kening tepat di bagian mata ketiga sadhaka. (Bagi yang hendak memperoleh mata ketiga, visualisasilah hingga kening sampai terasa kaku).

aksara

Mudra dari Maha Cundi bisa anda lihat di samping ini (anda bisa download mudra ini dengan klik di sini). Mantra Maha Cundi yaitu 嗡。者禮主禮。準提。梭哈。(Om. Zhe li zhu li. Zhun ti. suo ha).

Setelah selesai melafalkan mantra Maha Cundi, Vajra Acarya menuju ke tempat puja api homa. Vajra Acarya memberkati kayu homa dan sarana puja, kemudian melakukan pemutaran japamala untuk memberkati dan melakukan Simabandhana pada tungku api homa. Api pun dinyalakan. Satu persatu persembahan homa dimasukkan ke dalam tungku, termasuk kue ulang tahun yang berukuran kecil tersebut. Setelah persembahan dimasukkan, terakhir Vajra Acarya memberkati kayu homa pendaftaran dan kemudian kayu homa tersebut dimasukkan ke dalam tungku homa. Selesai mempersembahkan, Vajra Acarya memperagakan mudra tolak bala, pemberkahan dan penyeberangan. Dilanjutkan dengan meditasi.

Setelah selesai puja api homa, Vajra Acarya memberkati altar Dirgahayu dan altar leluhur yang digelar untuk Upacara Api Homa ini. Altar Dirgahayu mendoakan nama – nama donatur upacara yang telah berwelas asih berdana untuk kelangsungan upacara, kemudian altar leluhur mendoakan nama – nama leluhur yang menjadi donatur.

Sebelum tata ritual upacara memasuki pelafalan mantra 8 yidam, terlebih dahulu melantunkan pujian terhadap Maha Cundi Bodhisattva yaitu “大聖準提尊,哀愍於世間,成就諸悉地,我今恭敬禮。大慈準提尊,我今為本尊,福持功德海,我今恭敬禮。大力準提尊,善哉明持王,降伏諸魔難,我今恭敬禮。大福準提尊,如意無等等,真如有摩尼,我今恭敬禮。Maha Mulia Maha Cundi, mengasihi duka dunia, Mencapai berbagai siddhim berkenan kita sujudi. Maha maitri Maha Cundi, sudi dijadikan yidam, Memberkahi lautan pahala, berkenan kita sujudi. Maha sakti Maha Cundi, Vidyaraja yang sungguh bijak, Menakluk berbagai mara, berkenan kita sujudi. Maha berkah Maha Cundi, leluasa tiada tara, Teguh sejati memiliki ratna mani, berkenan kita sujudi”.

Upacara telah selesai dengan sukses dan sempurna, Vajra Acarya menyampaikan ceramah dharma-Nya. Intinya adalah Maha Cundi merupakan Bhagawati yang sangat besar. Maha Cundi merupakan ibu dari 7 milyar para Buddha dan Bodhisattva. Apabila kita melakukan puja api homa, mudra pertama yang dibuat adalah mudra Maha Cundi saat memperagakan mudra. Mudra Maha Cundi melambangkan jagad raya atau melambangkan Maha Gunung Semeru. Mudra ini merupakan mudra dari seluruh Buddha. Apabila kita melatih sadhana Maha Cundi, bisa mendapatkan mata batin (mata ketiga). Di dalam penyaluran jasa sadhana Maha Cundi juga terdapat permohonan “Semoga kita segera memperoleh samadhi dan prajna, Demikian pula segera memperoleh mata ketiga, Dengan mengagungkan maha suci loka yidam, Semoga semua makhluk mencapai ke-Buddha-an. (願我定慧速圓明。 願我早得第三眼。莊嚴本尊大淨土。願共眾生成佛道。)”. Maha Cundi juga merupakan Bodhisattva Sahasrabhuja netra Avalokitesvara (Qian Shou Guan Yin – 千手觀音). Maha Cundi mempunyai 18 tangan. Maha Cundi mempunyai mantra panjang dan mantra pendek. Saat awal Tantrayana Satya Buddha memasuki Indonesia, saat itu bahasa mandarin masih dilarang, maka melafalkan Maha Karuna Dharani menggunakan bahasa Sansekerta, sebelum memulai melafalkan mantra Maha Karuna Dharani, terlebih dahulu melafalkan “Namo Arya Avalokitesvara Maha Karuna Dharani/ Om Ram/ Om Svar/ Namo Satanam Samyaksambodhi Kottinam Jitta, Om Jarah Vajra Kundhi Svaha/ Om Bhur/ Om Mani Padme Hum” disana tertulis Mantra panjang Maha Cundi. Om Ram, om Svar, om Bhur artinya membersihkan dan memutar roda Dharma serta segala menjadi sempurna. Dalam Tantrayana Satya Buddha terdapat cermin Maha Cundi (準提鏡), apabila orang yang terkena pantulan cahaya dari cermin tersebut, maka tidak akan mengalami mimpi buruk saat tidur, kemudian apabila kita mempunyai anak kecil dimana saat malam hari sering menangis, maka anda bisa memantulkan cahaya dari cermin Maha Cundi ke anak kecil tersebut, sehingga dia bisa tidur dengan tenang.

Apabila kita merasa rumah kita tidak bersih, kita bisa mempersemayamkan Maha Cundi kemudian sering melafalkan mantra pendek dari Maha Cundi (嗡。者禮主禮。準提。梭哈。(Om. Zhe li zhu li. Zhun ti. suo ha)). Maha Cundi juga bisa menyeberangkan Makhluk, maka saat ini kita menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Maha Cundi.

Mahaguru mengatakan, apabila kita berhasil dalam melatih sadhana Maha Cundi, maka kita juga akan mengalami kontak batin terhadap Buddha yang lain, terhindari dari virus berbahaya, selain itu juga bisa memiliki hati yang sangat bersih sebening kristal dan kemudian mencapai ke-Buddhaan. Maha Cundi termasuk 8 yidam besar dalam Tantrayana Satya Buddha, Mahaguru pernah bilang bahwa dalam 8 Yidam yang ada di dalam Tantrayana Satya Buddha tidaklah sembarangan, dan juga merupakan Buddha Bodhisattva yang sangat hebat.

Mahaguru pernah mengatakan jangan mengira memohon rezeki hanya kepada Jambala kuning saja, kita juga bisa memohon rezeki kepada Maha Cundi, dan kita juga bisa memohon prajna, karena Maha Cundi mempunyai Prajna yang luar biasa. Mahaguru pernah mengatakan, sebelum kita melatih mata batin Maha Cundi, sebaiknya kita melatih prajna Maha Cundi terlebih dahulu. Di dalam ajaran Tao, Maha Cundi merupakan salah satu pemimpin Dewa Tai Sui.

Kemudian Vajra Acarya menceritakan pengalaman Beliau saat berkunjung ke Makasar untuk memimpin upacara. Kemudian juga Vajra Acarya pernah mendengar orang mengatakan di jaringan Internet bahwa apabila kita ingin belajar Tantrayana itu kita tidak memerlukan seorang guru. Itu merupakan pikiran yang salah, guru merupakan orang yang telah berpengalaman dan yang mengajarkan kita karena Guru tersebut telah berpengalaman terhadap hal yang diajarkan tersebut. Kita belajar di sekolah pun memerlukan seorang guru. Di dalam Tantrayana, seorang guru itu sangat penting, diibaratkan kita mencari jalan untuk menuju ke suatu tempat, apabila kita memiliki seorang yang membimbing atau guru yang pernah ke tempat tersebut, maka kita tidak mungkin tersesat dan akan sampai ke tempat tersebut, begitu sebaliknya.

Selesai menyampaikan ceramah dharma, terlebih dahulu menyanyikan lagu “Happy Birthday untuk Maha Cundi” dan juga memotong kue ulang tahun. Setelah itu Vajra Acarya memberikan abhiseka pemberkahan Maha Cundi Bodhisattva kepada umat yang hadir.

Upacara telah selesai dengan sukses dan sempurna berkat pancaran cahaya dari Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva. Terima kasih kepada teman – teman sedharma yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya Upacara ini. Semoga anda semua selalu mendapatkan pemberkahan dari Mahaguru, Bodhisattva Maha Cundi, para BUddha BOdhisattva dan makhluk suci lainnya.

Om Mani Padme Hum

Informasi terkait :

Untuk download Tata Ritual Maha Cundi beserta bulatan penjapannya, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/tata-ritual/

Untuk download Mantra Maha Cundi beserta bulatan penjapannya, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mantra/

Untuk download Mudra Maha Cundi beserta bulatan penjapannya, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mudra/

Untuk download Screen Saver Maha Cundi beserta bulatan penjapannya, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/lainnya/

Untuk download music mantra dan lagu Buddhist silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/gallery/musik/

Informasi lainnya :
http://www.shenlun.org
http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment