Liputan dan Dokumentasi Upacara Api Homa Maha Dewi Yao Chi 20 Agustus 2016 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Upacara Api Homa Maha Dewi Yao Chi :

Dharmadesana Vajra Acarya Lian Pu 29 Mei 2016 selengkapnya:
http://shenlun.org/share/mp3/lian_pu_20agustus2016.mp3

Liputannya adalah sebagai berikut :

Sabtu, 20 Agustus 2016 bertepatan dengan Hari Suci Maha Dewi Yao Chi (bulan 7 tanggal 18 imlek), VVBS menyelenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Maha Dewi Yao Chi. Upacara ini dipimpin oleh V.A Lian Pu dan di dampingi oleh para Bhikkhu LHama.

Sekilas mengenai Maha Dewi Yao Chi yang ada di website TBSN : Yaochijinmu ( Baca : Yao Je Cin Mu ) mengenakan Mahkota Feniks, tangan kiri membawa Persik Devata ( atau Ruyi ), tangan kanan memegang vyajana ( kebutan ), berparas seorang Devi, cantik dan belia, mengendarai tandu yang ditarik oleh sembilan feniks, Beliau tersenyum, rupaNya sangat agung , dengan penuh kasih menatap para insan.

Upacara Api Homa

Yang Tanpa Batas Mahadevi Rsi Bunda Emas Dari Kolam Yao ( Wu-ji Yao-chi Jin-mu Da-tian-zun ) atau Yaochijinmu, merupakan salah satu Yidam dari Tri Yidam Mahamulacarya Zhenfo Zong, Dharmaraja Liansheng Shengyen Lu. Sekaligus merupakan Yidam yang pertama kali beryukta dengan Dharmaraja Liansheng. Pada awalnya Yaochijinmu lah yang membuka Divyacaksu dari Mahaguru Liansheng, Beliau juga merupakan Makhluk Suci Agung Penopang Mahaguru Liansheng.

Dalam Gua Dunhuang, terdapat Sakyamuni Buddha, Yaochijinmu dan Padmakumara berjajar setara, ini membuktikan bahwa antara Dharmaraja Liansheng ( Padmakumara ) dengan Yaochijinmu terdapat afinitas yang sangat erat tak terpisahkan….(Selengkapnya bisa baca di : tbsn.org/indonesia)

Sekilas mengenai Maha Dewi Yao Chi yang ada di artikel VVBS : Dalam Agama Buddha khususnya aliran Tantrayana Zhen Fo Zong, pasti tidak asing mendengar nama agung Yao Chi Jin Mu. beliau adalah seorang dewi yang pertama kali membuka mata batin Mahaguru.

Xi Wang Mu, yang secara umum dipanggil Wang Mu Niang Niang, sering juga disebut sebagai Yao Chi Jin Mu. Yao Chi Jin Mu bertempat tinggal di gunung Guan Lun Shan, gunung suci bagi kaum Taoisme, sama halnya dengan gunung Semeru bagi umat Buddha yang berselimutkan salju. Pegunungan Gun Lun mempunyai keliling 1000 li atau 333 mil. Istananya dikelilingi oleh benteng dari emas dan batu mulia. Sedangkan pavilium di sebelah kanannya merupakan tempat bermukim para dewa, yang terbagi menjadi beberapa golongan menurut warna pakaian yang dikenakannya yaitu merah, biru, hitam, ungu, kuning, dan warna alam. Disini terdapat sebuah air mancur besar yang dibangun dari bermacam – macam batu mulia dan disebut yao-chi atau Telaga Zamrud. Pesta buah tao atau persik atau Pan Tao Hui diselenggarakan di sini dengan dihadiri oleh kalangan dewa – dewa. Pesta ini diadakan untuk menikmati buah tao, yang konon hanya berbuah 3.000 tahun sekali, dan siapa saja yang menyantapnya akan memperoleh umur panjang. Hari inilah yang ditetapkan sebagai hari lahir Xi Wang Mu, disaat para dewa berkumpul untuk memberi selamat kepadanya.

Yao Chi Jin Mu memiliki hubungan yang erat dengan Zhen Fo Zong…. (Baca selengkapnya artikel ini di sini ).

Upacara dimulai pukul 19.30 WIB. Barisan muda – mudi menjemput rombongan Vajra Acarya telah berjalan. Mantra Mahaguru mengiringi barisan muda mudi tersebut. Sesampai di Bhaktisala, mempersilahkan Vajra Acarya untuk mempersembahkan dupa yang diiringi lagu pendupaan. Setelah itu mempersilahkan Vajra Acarya beserta Bhikkhu Lhama untuk duduk. Sebelum memasuki tata ritual upacara api homa, hari ini ada sedikit tambahan ritual singkat pemberkatan pernikahan antara saudara ren hong li dan saudari megah. Kedua mempelai mempersembahkan Hatta, mempersembahkan 5 persembahan (bunga, dupa, lilin, teh, buah), kemudian V.A pemimpin upacara memberkati kedua mempelai dengan air amrta, dilanjutkan kedua wali/orang tua mereka juga memercikan air amrta sebagai tanda merestui kedua mempelai. Setelah itu saling menukar cincin dan minum air amrta yang telah diberkati oleh V.A pemimpin Upacara.
Selesai ritual singkat pemberkatan pernikahan dilanjutkan dengan prosesi upacara api homa. Upacara berjalan berdasarkan tata ritual upacara api homa seperti biasa.

Untuk visualisasi Maha Dewi Yao Chi : Di atas samudera, langit cerah tanpa awan, cakracandra muncul dari permukaan laut, ditengah cakracandra terdapat bijaksara HUM berwarna putih, memancarkan cahaya putih. Bijaksara HUM berputar searah jarum jam, berubah menjadi Yaochijinmu, memakai mahkota feniks, tangan kanan membawa Vjayana, tangan kiri membawa Ruyi. Berupa agung, tersenyum dan menatap para makhluk dengan penuh kasih . Bervisualisasi vyajana dan ruyi memancarkan cahaya putih melesat keatas, membusur memasuki ubun ubun sadhaka, menyebar ke seluruh tubuh, karma buruk berubauh menjadi asap hitam keluar melalui pori pori tubuh, sekujur tubuh menjadi sebening kristal.

(Atau bervisualisasi cakra dahi Yaochijinmu memancarkan cahaya putih menyinari dahi kita. Leher Yaochijinmu memancarkan seutas sinar merah menyinari leher kita, dan cakra hati Yaochijinmu memancarkan sinar biru menyinari cakra hati kita.)

Mantra Maha Dewi Yao Chi : 嗡。金母悉地。吽。om. jin mu xi di. hum. Mengiringi Vajra Acarya melakukan puja api homa. Semua persembahan satu per satu dimasukkan ke dalam api. Terlihat di persembahan homa terdapat kebut dari Maha Dewi Yao Chi, dan juga ru yi untuk dipersembahkan kepada Maha Dewi Yao Chi.

Setelah upacara selesai, Vajra Acarya menyampaikan ceramah dharma yang bisa temen – temen dengarkan di atas.

Selesai menyampaikan ceramah dharma, dilanjutkan kedua mempelai untuk bersujud dan berterima kasih kepada wali/orang tua mereka. Setelah itu Vajra Acarya mewakili Mahaguru untuk memberikan abhiseka pemberkahan Maha Dewi Yao Chi

Upacara telah berjalan dengan sukses dan sempurna, berkat pancaran cahaya adhistana dari Mahaguru, para Buddha Bodhisattva, Yidam, Dharmapala, serta makhluk suci lainnya.

Terima kasih kepada teman – teman yang telah berpartisipasi dan mendukung seluruh kegiatan ini.
Semoga anda semua selalu diberkati oleh Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva, yidam, para Dharmapala serta Makhluk Suci lainnya.

Om Mani Padme Hum

Informasi terkait :
* Mantra Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/mantra/mantra-dewi-yao-chi/
* Screen Saver Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/multimedia/gratis-screen-saver-golden-mother/
* Sutra Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/sutra/sutra-maha-dewi-yao-chi/
* Penyalinan Sutra Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/lainnya/download/penyalinan-sutra/
* Mudra Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/lainnya/download/mudra/
* Artikel Maha Dewi Yao Chi : http://www.shenlun.org/artikel-lain/yao-chi-jin-mu/

*Temukan informasi menarik lainnya di http://www.shenlun.org dan http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment