Liputan dan Dokumentasi Pelafalan Sutra Ksitigarbha dan Upacara Api Homa Ksitigarbha 14-20 Mei 2018 di VVBS Palembang

Temen – temen, Amituofo
Berikut ini adalah Video Dokumentasi dari Pelafalan Sutra Ksitigarbha dan Upacara Api Homa Ksitigarbha :

Liputannya adalah sebagai berikut :

Ini Pertama kalinya Vihara Vajra Bhumi Sriwijaya menyelenggarakan Pelafalan Sutra Ksitigarbha selama 7 hari. Pelafalan Sutra ini dimulai pada tanggal 14 Mei 2018 pukul 19.30 WIB. Tujuan dari kegiatan pelafalan sutra dan Upacara api homa ini adalah untuk memohon agar Upacara Luo Tian Da Jiao yang dipimpin oleh Dharmaraja Sheng-yen Lu atau Mahaguru kita bisa sukses dan sempurna.

Setiap hari sutra Ksitigarbha yang dilafalkan sebanyak 3 bab (bab atas/shang/上, bab tengah/zhong/中, bab bawah/xia/下). Sutra Ksitigarbha sangatlah terkenal. Banyak umat yang telah melafalkan sutra tersebut. Karena ini pertama kalinya melafalkan sutra Ksitigabha selama 7 hari, Umat yang mengetahui hal ini tentu tidak akan melewatkan kegiatan ini. Setiap hari banyak umat yang hadir untuk berpartisipasi.

Mahaguru pernah mengatakan dalam ceramah Beliau, Buddha Sakyamuni sebelum parinirvana pernah pergi ke Surga Tusita berceramah Dharma pada ibunda-Nya Putri Mahamaya, sehingga barulah ada Sutra Purva Pranidhana Ksitigarbha. Saat itu, Buddha Sakyamuni menitipkan para insan kepada Bodhisattva Ksitigarbha. Bodhisattva Ksitigarbha adalah salah satu dari delapan Mahabodhisattva, kita sering menyebut delapan Mahabodhisattva, delapan Mahabodhisattva antara lain: Bodhisattva Avalokitesvara, Bodhisattva Manjushri, Bodhisattva Samanthabradha, Bodhisattva Ksitigarbha, Bodhisattva Maitreya, Bodhisattva Akashagarbha, Bodhisattva Vajrapani, Bodhisattva Sarvanivāraņa-Vişkambhin, Mereka adalah delapan Mahabodhisattva di antara semua Bodhisattva. Sedangkan, Bodhisattva Ksitigarbha itu sendiri, kekuatan ikrar-Nya sangat besar, yaitu “Berikrar tidak akan mencapai kebuddhaan, sebelum neraka kosong”, dengan kata lain, ketiga alam samsara telah kosong semua, Ia baru mencapai kebuddhaan. Ia adalah seorang Bodhisattva yang sangat mulia, Ia termasuk salah satu dari delapan Mahabodhisattva.

Dulu, mengapa Buddha Sakyamuni tidak menitipkan insan di alam manusia, alam dewa, dan tiga alam samsara kepada salah satu dari delapan Mahabodhisattva, namun menitipkan kepada Bodhisattva Ksitigarbha? Bodhisattva Avalokitesvara adalah sesosok Bodhisattva yang sangat mulia, Ia adalah Bodhisattva yang paling welas asih, namun, mengapa tidak menitipkan kepada Bodhisattva Avalokitesvara? Ada satu lagi adalah Bodhisattva Manjushri yang paling bijaksana, Bodhisattva Samanthabradha juga sangat bijaksana, juga Bodhisattva yang sangat mulia, Buddha Sakyamuni malah menitipkan kepada Bodhisattva Ksitigarbha. Juga tidak menitipkan kepada Bodhisattva Maitreya, Bodhisattva Maitreya adalah Buddha masa depan, juga tidak menitipkan kepada Bodhisattva Akashagarbha yang memiliki pahala seluas angkasa, juga tidak menitipkan kepada Bodhisattva Vajrapani, Bodhisattva Vajrapani adalah perintis Tantra, juga tidak menitipkan kepada Bodhisattva Sarvanivāraņa-Vişkambhin, Bodhisattva yang khusus menyingkirkan rintangan, Buddha Sakyamuni khusus menitipkan kepada Bodhisattva Ksitigarbha. Mengapa bisa demikian? Melalui hasil penelitian dari banyak umat Buddha, kalyanamitra, bhiksu, bhiksuni, karena di antara delapan Mahabodhisattva, hanya satu yang berwujud sravaka, yaitu Ia adalah bhiksu. Bodhisattva Avalokitesvara tidak menjadi bhiksuni, Ia berwujud upasika, Manjushri, Samanthabradha berwujud upasaka, Maitreya Taiwan berkepala gundul, dan berperut buncit, tubuhnya tiga bulat, kepala bulat, perut bulat, badan bulat, namun, Ia juga berkepala gundul, namun, itu adalah Bhiksu buntelan, berwujud bhiksu. Namun, Bodhisattva Maitreya sebenarnya berwujud upasaka, Bodhisattva Maitreya di dalam Tantra juga berwujud upasaka. Bodhisattva Akashagarbha juga berwujud upasaka, Bodhisattva Vajrapani juga berwujud upasaka, Bodhisattva Sarvanivāraņa-Vişkambhin juga berwujud upasaka, hanya seorang bhiksu, yaitu Bodhisattva Ksitigarbha.

Sang Buddha telah mengutamakan perkumpulan Sangha, oleh karena itu, Sang Buddha menitipkan makhluk enam alam kehidupan kepada Bodhisattva Ksitigarbha, ketika Ia tidak ada lagi, semoga Bodhisattva Ksitigarbha dapat membantu insan di enam alam kehidupan.

Walaupun Bodhisattva Avalokitesvara sangat mulia, Bodhisattva Manjushri sangat mulia, semua Mahabodhisattva sangat mulia, namun, hanya ada satu yang memperlihatkan wujud bhiksu. Karena justru di sinilah letak kemuliaan Bodhisattva Ksitigarbha. Pertama, Ia memperlihatkan wujud bhiksu. Buddhadharma dipegang oleh bhiksu/ni, upasaka/sika membantu, upasaka/sika mendukung, oleh karena itu, Buddha Sakyamuni dalam aspek ini juga sangat menghargai Bodhisattva Ksitigarbha, agar Bodhisattva Ksitigarbha mengendalikan Buddhadharma di alam manusia, Buddhadharma di enam alam kehidupan, begitulah hasil penelitian kita semua. Di dalam Sutra Purva Pranidhana Ksitigarbha ada sebuah bab, yaitu Bab Menitipkan Manusia dan Dewa, semua insan di alam surga, alam manusia, dan enam alam kehidupan dititipkan kepada Bodhisattva Ksitigarbha, semoga Bodhisattva Ksitigarbha dapat memperhatikan orang-orang ini…………………………. selengkapnya baca di sini

Setiap orang yang melafalkan sutra ini, disarankan untuk membeli kertas mantra (qifojin), menurut V.A Lian Yuan, kita tidak tahu saat kita melafalkan sutra itu apakah ada kesalahan dalam pelafalan, atau ada kesalahan lainnya, hal ini bisa dibantu dengan membakar kertas mantra (Qifojin).

Tanggal 20 Mei 2018 pukul 14.00 WIB, diselenggarakan Upacara Api Homa Pemberkahan dan Penyeberangan Ksitigarbha Bodhisattva. Terlihat suasana sebelum upacara, beberapa umat ada yang sedang menulis kayu homa, ada juga yang sedang membeli persembahan, menulis formulir upacara, meletakkan persembahan di altar, dll.

Upacara dimulai, setelah barisan rombongan penjemputan Vajra Acarya dan Vajra Acarya tiba di ruang Bhaktisala, Vajra Acarya mempersembahkan dupa yang diiringi lagu pendupaan. Dilanjutkan dengan mempersilahkan Vajra Acarya untuk menempati kursi dharma, Bhikkhu Lhama, ketua dan pengurus serta umat juga dipersilahkan duduk. Bhikkhu Lhama membacakan naskah doa, setelah itu Vajra Acarya memberkati naskah doa bersama dengan Formulir pemberkatan dan penyeberangan. Upacara berjalan sesuai dengan tata ritual dari mantra pembersihan hingga mantra Padmakumara.

Memasuki Visualisasi Ksitigarbha : 大海上面,萬里無雲晴空,月輪從海上昇起虛空,月輪中有黃色種子字「」哈字,放大白光。月輪中「 」哈字旋轉,化為一尊頭戴五佛冠,穿袈裟,全身白色的地藏菩薩,其雙手捧光明珠(寶珠),坐蓮台。再觀想寶珠放光,成一弧形從頂竅入,照灌行者,行者全身清淨。Di atas samudera, langit cerah tak berawan, cakra chandra terbit dari permukaan samudera dan di tengahnya terdapat bijaksara HA berwarna kuning, memancarkan cahaya putih yang terang benderang. Bijaksara HA yang berada di tengah cakra chandra berputar, berubah menjadi sesosok Ksitigarbha Bodhisattva yang mengenakan mahkota Panca Buddha, berpakaian Kasaya, berbadan putih, kedua tangan-Nya menopang mutiara (ranta-mani), duduk di padmasana. Kemudian bervisualisasi ratna-mani bercahaya, membusur mengabhiseka sadhaka dari ubun-ubun, sekujur tubuh sadhaka menjadi bersih dan suci.

Kemudian melafalkan Mantra Ksitigarbha 嗡。哈哈哈。微三摩耶。梭哈。Om. ha ha ha. wei san mo ye. suo ha

Setelah itu puja api homa dimulai dengan diawali V.A Lian Yuan melakukan pemutaran Japamala, kemudian memberkati sarana puja dan kayu homa, dilanjutkan dengan melakukan simabandhana pada tungku homa, dan penyalaan api pada tungku homa.

Semua bahan persembahan satu persatu dimasukkan ke dalam tungku, begitu juga ratusan kayu homa yang telah diisi oleh umat dimasukkan ke dalam tungku setelah Vajra Acarya memberikan madu. Setelah semua persembahan dimasukkan, Vajra Acarya memperagakan mudra pemberkahan, tolak bala dan penyeberangan.

Setelah selesai puja api homa, Vajra Acarya memberkati altar Dirgahayu dan altar Penyeberangan.

Upacara dilanjutkan dengan pelafalan Gatha Usai Samadhi : 地藏本願深如海,地獄不空不成佛;利益人天大菩薩,眾生度盡證菩提。 (Ikrar mulia Ksitigarbha sedalam samudera, bertekad tidak mencapai Buddha sebelum neraka kosong; Maha Bodhisattva yang amat berjasa di alam dewa dan manusia, Akan mencapai pencerahan Bodhi bila semua makhluk terbebas. ). Setelah itu melafalkan mantra 8 yidam dan puja amitabha buddha, mantra peredam bencana, mantra Mahabala, mantra Mahadewi Yaochi Bermuka Hitam, dan mantra Marici. Dilanjutkan dengan penyaluran jasa, mantra Sataksara, Bernamaskara dan Mantra paripurna.

Vajra Acarya mewakili Mahaguru untuk memberkan abhiseka pemberkahan Ksitigarbha Bodhisattva.

Pelafalan Sutra dan Upacara Api Homa Pemberkahan serta Penyeberangan Ksitigarbha telah selesai dengan sukses dan sempurna berkat pancaran cahaya adhistana dari Mahaguru dan para Buddha Bodhisattva. Terima kasih kepada teman – teman yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya kegiatan ini. Terima kasih juga kepada para donatur sehingga kegiatan ini bisa berlangsung dengan sukses. Semoga anda semua selalu mendapat pemberkahan dari Mahaguru dan Bodhisattva Ksitigarbha serta para Buddha Bodhisattva lainnya.

Informasi Terkait :

Untuk download Tata Ritual Ksitigarbha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/liturgi/tata-ritual-sadhana-ksitigarbha-bodhisattva/

Untuk download Sutra Ksitigarbha Meredam Bencana dan Memperpanjang Usia beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/sutra/sutra-ksitigarbha-meredam-bencana-dan-memperpanjang-usia/

Untuk download Sutra Ksitigarbha beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
* Bab Awal : http://www.shenlun.org/sutra/sutra-ksitigarbha-bab-awal/
* Bab Tengah : http://www.shenlun.org/sutra/sutra-ksitigarbha-bab-tengah/
* Bab Akhir : http://www.shenlun.org/sutra/sutra-ksitigarbha-bab-akhir/

Untuk download Sutra Penerang Mata beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/sutra/sutra-penerang-mata/

Untuk download Mantra Ksitigarbha beserta bulatan penjapaan, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/mantra/mantra-ksitigarbha/

Untuk download Mudra Ksitigarbha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/mudra/

Untuk Multimedia Interaktif Info Ksitigarbha, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/gallery/multimedia/

Untuk download penyalinan sutra Ksitigarbha, Sutra Ksitigarbha Meredam Bencana dan Memperpanjang Usia, Sutra Penerang Mata, silahkan ke sini :
http://www.shenlun.org/lainnya/download/penyalinan-sutra/

Informasi menarik lainnya :
http://www.shenlun.org
http://blog.shenlun.org

Om Mani Padme Hum.

Leave a comment

Your comment